TRIBUNWOW.COM - Penjaga gawang Persib Bandung Aqil Savik berkesempatan memperkuat Timnas Indonesia untuk kualifikasi Piala Dunia 2022.
Dipanggilnya Aqil Savik juga menjadi satu-satunya wakil dari Persib Bandung.
Meski begitu, Aqil Savik mengaku bahagia campur sedih bisa berseragam Timnas Indonesia.
Baca juga: Faktor Robert Alberts dan Koneksi Belanda, Persib Bandung Berpeluang Besar Datangkan Diego Michiels
Baca juga: Melihat Ketatnya Persaingan Lini Depan Persib Bandung setelah Kembalinya Geoffrey Castillion
Menurutnya, untuk kebahagiaannya adalah bisa memperkuat Timnas Indonesia dan tentunya bisa mendapatkan pengalaman penting.
Sedangkan untuk sedihnya, Aqil Savik mengaku harus meninggalkan keluarganya.
Lebih sedihnya lagi dikatakan Aqil Savik karena bertepatan dengan momen spesial, yakni Hari Raya Idul Fitri.
Hanya saja, kiper berusia 22 tahun itu mengatakan sudah menjadi konsekuensi yang harus dijalani.
"Sedih pasti. Biasanya hari raya bersama keluarga. Sekarang jauh, karena kewajiban panggilan negara," ujar Aqil, dikutip dari laman resmi klub, Senin (17/5/2021).
"Apalagi menjadi bagian Timnas adalah hal yang saya mau," imbuhnya.
Lebih lanjut, soal keluarga, Aqil Savik menyebut tetap mendukungnya.
Aqil Savik menambahkan, keluarganya juga sudah memahami situasi yang membuatnya tidak bisa berkumpul dengan keluarga.
"Ini juga bukan pertama kali. Dulu pernah waktu sama Tim Nasional U-19. Jadi, saya berada di sini juga untuk keluarga," jelasnya.
Baca juga: Pemain Buriram United Brandon ONeill Buka Suara setelah Ramai Dikabarkan akan Gabung Persib Bandung
Baca juga: Semakin Dekat dengan Persib Bandung, Eks Borneo FC Diego Michiels Berikan Kode: Hehe Amin
Sementara itu skuad Timnas Merah Putih sudah terbang menuju Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Minggu (16/5/2021) malam.
Rombongan 28 pemain ditambah tim pelatih dan official dilepas langsung oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.
Mochamad Iriawan atau yang kerap disapa Iwan Bule berpesan untuk berjuang membawa nama besar Timnas Indonesia.
Dirinya menambahkan Timnas Indonesia tidak akan berjuang sendirian, melainkan ada masyarakat Indonesia yang selalu memberikan dukungan.