Penampilannya di televisi berbulan-bulan lamanya, sosok Yudi sempat menjadi sosok yang sangat lekat di benak pemirsa televisi Indonesia.
Ada sisi-sisi lain seorang Yuri yang baru terkuak di buku ini.
Ditambah, hadirnya sosok cantik Reisa yang tak luput dari bidikan Egy Massadiah.
Ada pula potret sendu di balik momen bahagia ultah Doni Monardo 10 Mei 2020.
Santi, sang istri, tergagap ketika harus menyampaikan sepatah-dua-patah-kata.
Yang terucap hanya kalimat, “Rasanya mau menangis….”
Wajar jika perasaan Santi begitu campur-aduk.
Antara bahagia bisa menjenguk suami yang tidur di kantor sambil merayakan ulang tahun bersama anak dan cucu, dan perasaan sedih karena merasa ada sekat yang memisahkan Doni dari keluarga.
Toh, Santi paham, ketika Doni meminta izin untuk sementara tidak pulang.
Pandemi tidak kenal hari libur. Penyebaran wabah tidak kenal jam kerja.
Pandemi adalah peristiwa luar biasa, yang tak bisa ditanggulangi dengan cara biasa.
Karenanya ia harus stand by 24 jam di kantor.
Lika-liku peristiwa menarik selama mukim di kantor, dituangkan pula oleh penulis dalam judul “60 Hari di Markas”.
Satu di antaranya peristiwa lucu “Ketika Ajudan Doni Mencari Dokter Tugas” (halaman 151).
Judul lain yang tak kalah menarik adalah “Dari ‘Dukun’ hingga ‘Orang Gila’”.