TRIBUNWOW.COM - Lewat akun media sosial Instagram miliknya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan kegiatan dirinya saat merayakan lebaran bersama keluarga.
Ada hal menarik dari foto-foto yang diunggah oleh Anies.
Pada busana yang ia kenakan, Anies nampak menggunakan aksesori berupa sorban yang di ujungnya terdapat gambar bendera Palestina dan Indonesia.
Baca juga: Cerita Lucu Anies Baswedan Diprotes Anak saat Lebaran sebelum Pandemi: Mereka Selalu Protes
Seperti yang diketahui, Palestina saat ini tengah berada dalam situasi yang memprihatinkan, dimana ratusan warganya mengalami luka-luka akibat kekerasan yang dilakukan oleh Israel.
Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Anies mengakui dirinya memang sengaja memakai sorban berbendera Palestina tersebut.
"Ini sorbannya adalah Indonesia dan Palestina, makanya yang satu motif batik dan satu lagi motif kaffiyeh," ujarnya saat ditemui TribunJakarta.com di kediamannya, Kamis (13/5/2021).
Anies menyatakan, dirinya bersimpati terhadap kondisi di Palestina yang memanas seusai Israel melancarkan serangan ke Masjid Al Aqsa.
Ia juga mengutip pernyataan dari presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno di tahun 1962 tentang Indonesia yang akan terus berjuang menentang penjajahan selama kemerdekaan belum diserahkan kepada bangsa Palestina.
Anies lalu mengajak publik untuk berusaha dan berikhtiar membantu warga Palestina yang tengah berada dalam masa-masa sulit.
"Kita ikhtiar, untuk itu kita doakan semoga segera terjadi suasana aman dan damai. Terutama untuk anak-anak di sana, betapa traumatiknya anak-anak di sana," kata Anies.
"Dalam situasi pandemi, ada perang dan anak-anak menjadi saksi, menjadi korban yang akan terdampak lintas generasi, kita doakan di sana damai," sambungnya.
Baca juga: Sebut Lukai Perasaan Umat Muslim, Indonesia Kecam Pengusiran 6 Warga Palestina dari Sheikh Jarrah
Kronologi Bentrok di Masjid Al-Aqsa
Bentrok terjadi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Israel pada Jumat (7/5/2021) malam waktu setempat.
Dilansir TribunWow.com dari BBC, bentrok terjadi antara polisi Israel yang menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah warga Palestina.
Warga Palestina sendiri bersenjatakan batu.