TRIBUNWOW.COM - Warga Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan digegerkan dengan meninggalnya seorang karyawan bank di dalam toilet rumahnya, Senin (10/5/2021) sore.
Dikutip dari Tribun Timur, identitas karyawan bank diketahui bernama Fatur Rahman (27).
Sebelum tewas, Fatur diketahui sempat lemas saat masuk kerja.
Baca juga: Aksi Pertamanya Dilakukan Diam-diam saat Korban Tidur, Pedofil Anak: Sudah 35 Orang Lebih
Berikut fakta selengkapnya:
1. Kronologi Penemuan Mayat
Jenazah Fatur Rahman pertama kali ditemukan keluarganya Supriadi (28) yang juga berasal dari Kabupaten Sidrap.
Supriadi datang bertamu atas suruhan orangtua Fatur sapaan Fatur Rahman.
Namun, Supriadi yang memanggil Fatur dari teras rumah tidak menyahut.
Begitu juga saat ia hendak memasuki rumah, pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam.
Supriadi pun menelepon ke orang tua Fatur dan meminta izin untuk mendobrak pintu.
Supriadi yang mendapat restu orang tua Fatur pun mendobrak pintu rumah.
Sudah berhasil memasuki rumah, ia pun memanggil Fatur.
Namun kembali tidak mendapat sahutan.
Baca juga: 20 Orang Tewas dalam Serangan Udara Israel setelah Hamas Menembakkan Roket, 9 di Antaranya Anak-anak
Ia lantas menuju toilet dan mendapati pintu toilet atau kamar mandi rumah dalam kondisi terkunci dari dalam.
Supriadi yang khawatir terjadi apa-apa pun memanggil security kompleks, Armat (59).
Armat dan Supriadi bersama beberapa tetangga lainnya pun memutuskan mendobrak pintu toilet.
"Saya dipanggil temannya (Supriadi) di Pos, katanya Fatur pingsan. Saya ke sini (di rumah) saya lihat pintu kamar mandi tertutup, tapi fentilasi pintu kamar mandi bagian bawa terbuka, kakinya (Fatur) kelihatan, jadi didobrak," kata Armat ditemui di lokasi.
Armat mengatakan, saat berhasil mendobrak pintu kamar mandi, Fatur sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
"Sudah meninggal karena kaku mi, kepalanya di klosed. Posisi terlentang menyamping," ujarnya.
2. Dugaan Penyebab Tewas
Polisi menduga penyebab meninggalnya Fatur Rahman (27) dalam kamar mandi rumahnya, karena sakit.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Manggala Kompol Supriady Idrus saat dikonfirmasi via telepon selularnya.
"Dari keterangan keluarganya, almarhum memang ada riwayat sakit tipes. Dan sudah beberapa hari ini tidak masuk kerja karena sakit, tapi katanya ini almarhum tidak mau juga berobat ke rumah sakit," kata Kompol Edy sapaan Supriady Idrus.
Baca juga: Fakta Video Rombongan Mobil Presiden Jokowi yang Disebut Mudik, Ternyata Kunjungan Kerja ke Jatim
Hal senada diungkapkan, Kanit Reskrim Polsek Manggala Iptu Nurtjahyana saat ditemui di lokasi.
"Untuk dugaan sementara, beliau ini (Fatur) ada riwayat penyakitnya. Untuk tanda-tanda kekerasan kami belum temukan," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dokpol Biddokkes Polda Sulsel.
3. Sosok Korban
Temuan mayat pemuda asal Kabupaten Sidrap itu ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Komplek Graha Diva Mediterania Blok B /10, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (10/5/2021) sore.
Temuan mayat itu membuat geger warga sekitar komplek.
Fatur Rahman diketahui terakhir masuk kerja Kamis pekan lalu.
Termasuk rekan kerja Fatur dari bank plat merah, turut hadir di rumah almarhum.
Beberapa dari mereka masih mengenakan seragam kantor.
"Dia (Fatur) bagian Customer Service. Terakhir masuk kerja Kamis (pekan) lalu, memang kondisinya agak loyo karena ada riwayat sakit tipesnya memang," kata rekan kerja almarhum saat dihampiri.
Sepengetahuannya, Fatur sosok yang ramah di bank tempatnya bekerja.
"Baikji orangnya, ramah ji juga sama teman-teman lain," ujarnya.
Sementara itu, seorang tetanggu juga mengungkap sosok Fatur.
"Memang agak tertutup orangnya, tapi ramahji kalau ketemu kita di luar. Seringki juga berbaur," kata seorang tetangga almarhum saat dihampiri.
Baca juga: Nangis Sesenggukan, DD Sebut Indah Menjerit Kesakitan saat Dibakarnya Hidup-hidup: Saya Tak Tega
Hal senada diungkapkan security komplek, Armat (59). Menurutnya, Fatur adalah sosok ramah dan penyabar.
Ia kata Armat, kerap pulang malam antara pukul 11-12 malam.
"Baikji itu anak, suka menyapa kalau lewat di gerbang pos. Kalau pagar tertutup dia (Fatur) biasanya menunggu saya setelah patroli, jadi dia sabar'ji kalau pagar sudah saya kunci," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Penyebab Meninggalnya Karyawan Bank di Makassar Belum Terungkap, Polisi Tunggu Pemeriksaan Dokpol danĀ Sebelum Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi, Karyawan Bank di Makassar Sempat Loyo Saat Masuk Kerja