TRIBUNWOW.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi, pada Rabu (28/4/2021) sore.
Bahlil kini menjabat sebagai Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Pada saat sesi konferensi pers, Bahlil mengungkit pesan dari Presiden Jokowi agar tidak melulu berfokus kepada pengusaha berskala besar.
Baca juga: Sosok Laksana Tri Handoko, Kepala LIPI yang Segera Dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala BRIN
Hal itu disampaikan oleh Bahlil dalam tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden.
Ia menyampaikan Presiden Jokowi memiliki tujuan pemerataan pertumbuhan baik di pulau Jawa maupun pulau luar Jawa.
Bahlil lalu mengutarakan perintah dari Presiden Jokowi yang disampaikan kepadanya yakni agar tidak hanya fokus kepada pengusaha besar saja.
"Jangan hanya mengurus pengusaha-pengusaha yang besar-besar, mengurus juga UMKM," kata Bahlil.
"Harus kita kawinkan pengusaha-pengusaha besar dengan UMKM," sambungnya.
Bahlil bercerita, Presiden Jokowi ingin agar pengusaha besar dan pengusaha daerah semuanya diperhatikan.
Latar belakang Bahlil diketahui berasal dari dunia usaha.
Pria kelahiran Banda, Maluku Tengah, Maluku pada 7 Agustus 1976 itu merupakan pemilik PT Rifa Capital Holding Company dari 10 perusahan lain miliknya, Terakhir Bahlil menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2015-2019.
Dikutip dari Kompas.com, sebelum sukses menggeluti dunia usaha, Bahlil berasal dari keluarga yang sederhana.
Ayahnya merupakan seorang kuli bangunan sedangkan sang ibu bekerja sebagai buruh cuci.
Bahlil Lahadalia sudah memiliki sifat mandiri sejak sekolah dasar, saat itu ia membantu keluarganya dengan menjajakan kue si sekolah.
Bahlil Lahadalia menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay, Jayapura, Papua.