"Dari lima ini kita lihat mereka punya track record yang cukup layak untuk diganti," kata Immanuel.
Baca juga: Soal Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, Mardani Ali: Jangan Politik Dagang Sapi Lagi, Sudah Periode Kedua
Versi Survei IPO
Dikutip dari Tribunnews.com, diketahui Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah merilis daftar nama menteri yang layak di-reshuffle dalam diskusi bertajuk "Evaluasi Kabinet dan Peta Politik 2024".
Berbeda dengan versi relawan Jokowi, IPO mengurut nama-nama menteri dari angka 1 hingga 15.
Urutan pertama berarti menerima banyak suara dari masyarakat bahwa menteri yang bersangkutan layak untuk diganti atau di-reshuffle.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh IPO, nama-nama menteri yang layak di-reshuffle berkaitan dengan program selama pandemi Covid-19.
Berikut ini adalah 15 nama menteri yang layak di-reshuffle versi IPO:
1. Menkumham Yasonna Laoly: 54,0 persen
2. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah: 46,0 persen
3. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali: 41,2 persen
4. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo: 34,0 persen
5. Menkominfo Johhny G. Plate: 29,0 persen
6. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki: 28,5 persen
7. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo: 27,0 persen
8. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar: 23,8 persen