Piala Menpora 2021

Kalahkan PSS Sleman, Persib Bandung Dinilai Masih Punya Banyak Kekurangan, Tantan: Salah Komunikasi

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pertandingan Persib Bandung vs PSS Sleman dalam semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021) malam. Gelandang Esteban Vizcarra berebut bola dengan pemain PSS Sleman.

TRIBUNWOW.COM - Mantan Pemain Persib Bandung, Tantan memberikan analisanya soal laga Persib Bandung vs PSS Sleman di leg pertama semifinal Piala Menpora 2021, Jumat (16/4/2021).

Diketahui, Persib Bandung sukses mengalahkan PSS Sleman di di Stadion Maguwoharjo, Sleman dengan skor 2-1.

Dua gol Persib Bandung dicetak oleh Victor Igbonefo (22') dan Frets Butuan (90').

Victor Igbonefo (kiri) melakukan selebrasi setelah mencetak gol penyeimbang ke gawang PSS pada leg pertama semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (16/4/2021) malam. (TRIBUN JOGJA/MG/FAJAR SAFII)

Baca juga: Momok Menakutkan Lini Pertahanan Persib Bandung di Piala Menpora 2021, Bobol 6 Gol, 4 dari Heading

Sedangkan gol dari PSS Sleman disumbangkan oleh Saddam Gaffar (19').

Meski menang, Persib Bandung dianggap menampilkan banyak kekurangan.

Fisik yang drop hingga fokus yang kurang membuat Persib Bandung lebih banyak tertekan melawan PSS Sleman.

Dilansir Tribun Jabar, analisis tersebut dilontarkan mantan pemain Persib, Tantan.

Berikut analisis Tantan selengkapnya:

"Di pertandingan melawan PS Sleman saya melihat Persib Bandung terlalu banyak melakukan kesalahan passing sehingga bisa dengan mudah dipotong pemain lawan.

Dilihat secara umum, sih, pada pertandingan ini, sepertinya kondisi fisik pemain Persib Bandung belum benar-benar fit.

Di lini tengah babak pertama, sebenarnya Persib sempat bermain bagus, cuma terlalu berani melakukan passing pendek di antara pemain lawan, jadi mudah dipotong.

Kemudian untuk lini belakang, kalau dilihat tadi gol pertama PS Sleman ke Persib itu karena salah komunikasi antara NIck dan Victor.

Kalau kayak gitu situasional, bisanya seperti saling mengandalkan.

Biasanya kalau ada kejadian seperti itu karena miskomunikasi, karena yang namanya di lapangan berbeda dengan apa yang dilihat dari luar.

Kesalahan itu menjadi evaluasi untuk leg kedua, harus bisa diantisipasi terutama bola-bola atas, karena hampir semua gol ke gawang Persib berasal dari bola atas.

Halaman
123