Terkini Daerah

Kakek Ini Tega Merudapaksa Cucu hingga Tewas seusai Alami Infeksi Parah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Konferensi pers ungkap kasus kakek tiri cabuli cucunya hingga tewas, Senin (5/4/2021), di Mapolres Metro Jakarta Utara.

TRIBUNWOW.COM - Seorang kakek asal Pademangan, Jakarta Utara, TS (54) tega merudapaksa cucu tirinya, KO (7), hingga tewas, Selasa (30/3/3021).

KO dikabarkan tewas setelah mengalami pendarahan di kemaluannya.

Dilansir TribunWow.com, selain merudapaksa cucunya, TS ternyata juga pernah melecehkan menantunya, EW (24).

Ilustrasi - Seorang bocah 7 tahun tewas berkali-kali dirudapaksa oleh kakek tirinya. Korban mengalami infeksi kemaluan hingga menjalar ke ginjal. (Kompas.com)

Baca juga: Ayah Kepergok Rudapaksa Anak Tiri di Ruang Tamu, Istri Syok Lihat Korban Tak Berdaya Tanpa Busana

Baca juga: Cabuli Cucunya hingga Tewas, Pelaku juga Buat Ibu Korban Tak Betah karena Perlakuan Mesum

Wakil Kapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi menyebtu infeksi yang dialami KO menjalar dari kemaluan hingga ke ginjal.

"Korban mengalami infeksi pada alat vitalnya yang merambat hingga terjadi infeksi pada kantung kemih dan merambat hingga infeksi ginjal," jelas Nasriadi, dikutip dari TribunJakarta.com, Senin (5/4/2021).

Nasriadi menyebut TS sudah 8 kali merudapaksa korban.

Semua perbuatan bejat TS itu dilakukan di kamar mandi rumah kontrakannya.

Di rumah tersebut, TS tinggal dengan KO dan sang nenek, KUR (45).

Kepada polisi, ia mengaku memanfaatkan kondisi rumah saat sepi.

Baca juga: Cabuli Cucunya hingga Korban Tewas, Begini Keseharian Kakek di Pademangan: Dipercaya Jagain Korban

Baca juga: Gadis 7 Tahun di Pademangan Tewas seusai Alami Infeksi akibat Terus-terusan Dicabuli Kakek Tiri

Tindakan itu dilakukannya sejak Februari hingga Maret 2021.

Setiap hari, TS bertugas menjaga KO.

Sementara sang istri bekerja dan pulang saat sore hari.

TS pula yang setiap hari memandikan KO.

Memanfaatkan kondisi rumah yang sepi, TS justru merudapaksa cucunya berkali-kali.

"Sudah delapan kali melakukan, Pak. Saya pakai tangan," ujarnya.

Setiap kali dirudapaksa TS, KO selalu merintih kesakitan.

Namun, TS tak peduli.

Ia justru semakin terbiasa merudapaksa KO hingga delapan kali.

Kepada polisi, TS mengaku seperti mendapat bisikan setan.

"Ada hawa setan, Pak," ucapnya pada polisi.

Kondisi Korban

KO meninggal dunia pada Selasa (30/3/2021) dengan kondisi luka infeksi parah di kemaluannya.

Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tetap tal tertolong.

Suatu hari, KO bahkan sempat sesak nafas dan mengeluhkan sakit pada kemaluan.

Mulanya, KO diduga terinfeksi Virus Corona hingga meninggal dunia.

Namun setelah dicek, ternyata ia negatif dari Virus Corona.

Menurut paman korban, WL (39), keluarga baru tahu KO mengalami luka parah di alat vitalnya.

Hal itu pun diketahui setelah dokter memeriksa secara mendalam kondisi jenazah korban.

"Setelah itu didalami oleh dokter, ternyata ada kelainan atau kejanggalan di sana, yakni kemaluan korban," jelas WL, Sabtu (3/4/2021).

"Dari hasil visum itu memang kondisi kemaluan korban luka parah." (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari TribunJakarta.com dengan judul Rintihan Bocah 7 Tahun Menggema di Kamar Mandi, Kakek Tak Peduli Tetap Cabuli Korban hingga Wafat, dan Kakek di Pademangan Cabuli Cucu hingga Tewas, Perbuatan Bejatnya ke Ibu Korban Turut Terbongkar