Terkin Daerah

Ngaku Tak Niat Cabul saat Tindihi Gadis di Klinik, Satpam Minta Ampun: Saya Bercanda

Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelaku satpam bernama Tomy Sanjaya Siregar alias TS (24) tindih gadis remaja 17 tahun di Klinik Pratam Mandala Medical Center meminta ampun di kaki para keluarga korban. Tomy sempat beralasan apa yang ia lakukan hanyalah bercanda hingga akhirnya mengaku cabul setelah keluarga korban emosi.

TRIBUNWOW.COM - Tomy Siregar alias TS (24) memohon-mohon meminta ampun seusai melakukan tindakan pencabulan terhadap seorang gadis berusia 17 tahun.

Korban ditindih dan hampir dirudapaksa ketika menemani ibunya berobat di Klinik Mandala Medical Center di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Denai, Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (30/3/2021) dini hari.

Pelaku yang bekerja sebagai satpam sempat mengaku apa yang ia lakukan terhadap korban hanyalah bercanda.

Suasana di Klinik Mandala Medical Center di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Denai. (Victory / Tribun Medan)

Baca juga: Kakek di Blitar Akui Cabuli 6 Siswi SD: Minta ke Istri Enggak Boleh

Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Medan.com, setelah peristiwa itu terjadi, keluarga korban mendatangi pelaku di tempat kejadian perkara (TKP) atau di Klinik Mandala Medical Center.

Di hadapan dokter klinik dan keluarga korban, pelaku mengakut tak berniat melakukan tindakan mesum.

"Saya inisiatif mau nolong, sumpah enggak ada kutindih. Gini bang, aku enggak niat cabul," ujarn Tomy, Selasa (30/3/2021).

Kakak korban tetap emosi meskipun pelaku sudah memohon ampun hingga bersujud di depannya.

"Kau ngaku enggak kau nindih dia, Kau tahu berharganya tubuh adek aku ini, kau tau kekmana rasanya, memang kau enggak ada otak, adek aku ini," teriak kakak korban.

"Adek aku ini, ini adek aku jaga mamak aku sakit-sakitan dia, aku enggak bisa jaga. Kok tega kali kau."

Di tengah amukan kakak korban, pelaku justru mengakui apa yang ia lakukan hanya bercanda.

"Saya becanda pak," kata pelaku kepada pengelola klinik.

Pengakuan itu justru membuat keluarga korban semakin berang hingga akhirnya pelaku mengakui berniat cabul.

"Iya benar saya melakukannya. Saya minta minta maaf, tolong jangan laporkan saya ke polisi," ungkap pelaku sambil menangis dan bersujud di kaki kakak korban.

Baca juga: Jual Konten di Situs Porno, Pemeran Viral Mesum di Bogor Hanya Dapat Rp 6 Ribu per Seribu Views

Coba Ajak Ngobrol Korban Tapi Diusir

Korban bercerita, pelaku sempat menunjukkan gelagat aneh sebelum pencabulan terjadi.

Halaman
12