Ledakan di Gereja Katedral Makassar

Pengantin Baru Ledakkan Bom Bunuh Diri di Gereja, BNPT soal Surat Wasiat: Bulan Madunya seperti Itu

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas membawa kantong jenazah berisi potongan tubuh pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Sebelum meninggal, pelaku menulis wasiat untuk keluarga.

TRIBUNWOW.COM - Tampak ada kesamaan dalam surat wasiat yang ditinggalkan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, L, dengan pelaku penyerangan di Mabes Polri, ZA.

Dilansir TribunWow.com, meski waktu dan tempat berbeda, kedua pelaku terorisme itu sama-sama meninggalkan surat wasiat untuk keluarga.

Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Irfan Idris, menganggap L dan ZA memiliki alasan yang sama hingga melakukan aksi terorisme.

Hal itu diungkapkan dalam kanal YouTube tvOneNews, Kamis (1/4/2021).

Lokasi dan kendaraan roda dua yang digunakan 2 pelaku (kiri) bom bunuh diri di depan pagar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) malam. (Kolase (Tribun Timur/Sanovra Jr) dan (Istimewa via Tribunnews.com))

Baca juga: Tunjukkan Akurasi Sundulannya saat Sesi Latihan, Isyarat Bomber Maut Persib Bandung Siap Cetak Gol

Baca juga: Ibu Terus Menangis, Keluarga Minta Korban Maafkan Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral: Bukan Kemauan Dia

Mulanya, Irfan menyebut L bersama sang istri, YSR, menganggap bom bunuh diri di Gereja Katedral sebagai momen bulan madu.

Pasalnya, kedua pelaku baru tujuh bulan menikah.

L dan YSR pun dinikahkan oleh seorang terduga teroris yang kini diamankan polisi.

"Jadi serangan Makassar, pengantin baru, memang menyiapkan untuk berbulan madu seperti itu kan," ujar Irfan.

"Baru enam bulan mereka menikah dan yang menikahkan adalah oknum yang sebelumnya diamankan oleh aparat."

Terkait kesamaan wasiat pelaku bom di Makassar dan Jakarta, Irfan menyebut keduanya memiliki semangat yang sama melakukan terorisme.

Baca juga: Sebelum Lakukan Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar, Lukman Sempat Kabarkan Kehamilan Istri

Baca juga: Terungkap di Mata Najwa, Alasan Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar Dinikahkan Teroris pada Malam Hari

"Kenapa sama? Karena semangat perjuangan mereka menggunakan istilah agama yang disalahgunakan, kemudian militansi yang tinggi."

"Mereka terpicu melihat aksi yang dilakukan L dan YSR yang bunuh diri di Makassar."

Ia mengatakan, aksi terorisme juga pernah terjadi di lingkungan masjid.

Namun saat membandingkan isi wasiat teroris itu, menurut Irfan, milik ZA lebih lengkap ketimbang L.

"Ini juga modus, bukan cuma gereja yang diserang, bahkan juga di masjid di Mapolresta Cirebon," ujarnya.

Halaman
123