Ia menyebut kediaman kedua pelaku itu tidak jauh dari rumahnya.
"Tidak terlalu akrab, tidak ada sapaan kalau ketemu, terkesan tertutup," kata Ismail.
Diketahui polisi telah melakukan penggeledahan di kediaman pasangan suami istri tersebut pada Senin pukul 09.00 WITA hingga siang.
Dalam penggeledahan, polisi mengerahkan rantis dan robot penjinak bom.
Setelah digeledah, jenazah pelaku diserahkan ke pihak keluarga.
Diketahui kedua tersangka adalah satu-satunya yang tewas dalam serangan Gereja Katedral yang terletak di Jalan Kajaolalido, Makassar.
Sementara itu jemaah dan petugas gereja lainnya menderita luka ringan hingga berat.
Lihat videonya mulai menit 0.50:
Pelaku Baru Tertangkap
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Komjen Boy Rafli Amar mengatakan ada dua hingga tiga pelaku baru yang telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Para pelaku baru itu diduga mendukung pelaku lapangan yang melakukan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).
Seluruh pelaku baru yang ditangkap, masih berada di wilayah Kota Makassar.
Baca juga: Sosok Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar: Suami Istri, Baru 6 Bulan Menikah
Pada acara Kabar Siang tvOne, Senin (29/3/2021), Komjen Boy menyampaikan dugaan pendanaan dalam aksi bom bunuh diri tersebut.
Pertama adalah didanai oleh pihak lain, dan kedua berasal dari dana pribadi atau mandiri.