Ledakan di Gereja Katedral Makassar

Media Asing Soroti Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Sebut Aksi Militan Lukai Jemaah

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas membawa kantong jenazah berisi potongan tubuh pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).

"Tentunya itu juga menyelamatkan masyarakat ataupun jemaah yang lain," lanjut dia.

Listyo turut menyampaikan keprihatinan atas korban luka sebanyak 19 orang yang dirawat di berbagai rumah sakit.

Sang sekuriti, Kosmas, termasuk korban yang menderita luka bakar parah karena terkena serpihan bom dan kobaran api.

"Bagi yang sakit, kami mengucapkan rasa prihatin yang mendalam. Mudah-mudahan segera sembuh dan bisa beraktivitas kembali," kata Listyo.

Baca juga: 5 Fakta Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar: Pelaku Ada 2 hingga Diduga Aksi Balas Dendam

Dikutip dari Tribun-Timur.com, pelaku berupaya masuk ke dalam bangunan gereja sekitar pukul 10.30 WITA.

Saat itu sedang pergantian antara umat yang sudah selesai mengikuti ibadah dengan umat yang baru datang.

Diduga pelaku berencana meledakkan bom bunuh diri di dalam gereja.

Namun Kosmas alias Cosmos (51) berhasil mengadang kedua pelaku.

Adik Kosmas, Jon (48), membenarkan peristiwa yang membuat kakaknya terluka itu.

Kosmas lalu dilarikan ke Rumah Sakit Stella Maris Makassar.

"Iya, beliau (Kosmas) yang sempat mengadang," kata Jon.

Jon menyebut keadaan Kosmas sudah mulai membaik meskipun mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

"Sekarang sudah agak baikan. Dia sudah bisa bicara dan bisa jalan," jelas Jon. (TribunWow.com/Brigitta)

Baca berita terkait lainnya