TRIBUNWOW.COM - Pembunuhan terhadap seorang Pekerja Seks Komersial (PSK), Yuliana (25), akhirnya terbongkar.
Dilansir TribunWow.com, pelaku pembunuhan, Berry (24) pun telah diringkus polisi dan mengikuti proses rekonstruksi.
Kepada polisi, Berry mengaku membunuh Yuliana karena kesal korban menolak ajakannya untuk berhubungan badan kedua kalinya.
Baca juga: Pria di Palembang Nekat Bunuh PSK, Terlanjur Minum Obat Kuat tapi Ternyata Cuma Dilayani 30 Menit
Baca juga: Kronologi Janda Dibunuh karena Tak Mau Layani 3 Jam, Pelaku Ngaku sempat Bujuk tapi Terus Ditolak
Padahal, sebelum berhubungan badan dengan korban, Berry sudah meminum obat kuat.
Karena itu, Berry merasa hasratnya belum terpenuhi, namun korban sudah menolak melayaninya lagi,
"Janjinya kemarin tiga jam kencan, baru sekali sekitar 30 menit," jelas Berry, dikutip dari SRIPOKU.com, Jumat (19/3/2021).
"Waktu aku mau ngajak main lagi dia menolak."
"Karena kesal itulah aku nekat berbuat seperti itu," sambungnya.
Setelah ditangkap, Berry menjalani proses rekonstruksi di lokasi kejadian, Hotel Rio Palembang, Kamis (18/3/2021).
Dalam rekonstruksi tersebut, ia melakukan 37 adegan mulai dari awal pertemuan di hotel hingga pembunuhan.
Baca juga: Bunuh Janda karena Merasa Dicurangi, Berry Akui Sudah Minum Obat Kuat tapi Hanya Main 30 Menit
Baca juga: Disebut Keracunan, Semua Mata Mayat Melotot saat Kubur Dibongkar dan Terungkap Dugaan Pembunuhan
Pelaku merupakan pelanggan korban.
Keduanya bertemu di kamar di Hotel Rio Palembang.
Sebelum melakukan hubungan suami istri, pelaku memberikan uang sebagai tanda jadi kencan tersebut.
Setelah itu, keduanya pun melakukan hubungan suami istri.
Tak lama berselang, pelaku pun mandi dan duduk sambil merokok.
Kala itu, pelaku kembali meminta dilayani korban, namun ditolak.
Pelaku yang kesal lantas menindih korban yang tertelungkup di kasur.
Ia berusaha memaksa korban kembali melayaninya, namun korban tetap menolak.
Korban yang ngotot menolak lantas pindah kasur.
Namun, pelaku kembali menindihnya dan memaksanya berhubungan suami istri.
Saat kejadian, pelaku juga membekap mulut korban yang berteriak minta tolong.
Pelaku lantas mengikat kedua tangan korban ke arah belakang.
Karena korban terus memberontak, pelaku pun membekap mulut korban menggunakan kaus.
Melihat korban yang masih bergerak, pelaku kembali menindih wanita 25 tahun itu.
Saat mengetahui korban tak bernyawa lagi, pelaku langsung menutup jasadnya memakai selimut dan meningglkan hotel.
Tak hanya itu, pelaku juga mengambil barang berharga korban.
Menurut Kapolrestabes Palemvang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, pelaku berkenalan dengan korban lewat aplikasi MiChat.
"Tersangka ini kesal karena perjanjian kencan antara pelaku dan korban tidak sesuai dengan harapannya," jelas Irvan, Minggu (17/1/2021).
"Yang mana dari perjanjian awal, pelaku dan korban membuat perjanjian untuk melakukan kencan selama tiga jam."
Pelaku mengaku sangat menyesali perbuatannya.
Bahkan, ia menyebut kerap didatangi korban lewat mimpi.
"Waktu pertama ditahan itu, aku didatangi korban melalui mimpi. Tidak mau ngapa-ngapain tapi korban seakan-akan mau menarik aku," tutur Berry. (TribunWow.com/Tami)
Simak artikel pembunuhan lainnya
Artikel ini telah diolah dari SRIPOKU.com dengan judul Kesal Sudah Pakai Obat Kuat, Main di Hotel Cuma 30 Menit, PSK Ingkar Janji:Aku Ajak Main Lagi, Nolak, dan Beruang Hitam Bikin Berry On Fire, tapi Korban sudah tak Kuat, Janda Muda tewas Ditangan Pelanggan