TRIBUNWOW.COM - Vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca sempat disebut mengakibatkan efek negatif penggumpalan darah.
Dilansir TribunWow.com, sejumlah negara memutuskan melanjutkan penggunaan vaksin tersebut.
Diketahui setelah isu efek samping AstraZeneca bergulir, European Medicines Agency (EMA) telah menetapkan vaksin tersebut tetap aman dan efektif.
Baca juga: Penyintas Covid-19 Tak Perlu Divaksin Lagi, Ahli WHO Tetap Sarankan: Terutama bagi Prioritas
Jerman memutuskan akan melanjutkan vaksinasi menggunakan AstraZeneca mulai Jumat (19/3/2021).
Walaupun begitu, peringatan khusus akan tetap diberikan mengingat adanya potensi efek samping.
"Tujuan umum pemerintah dan 16 wilayah untuk vaksinasi menggunakan AstraZeneca akan dimulai besok," kata Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn, dikutip dari DW.com.
Sebelumnya Jerman sempat menunda vaksinasi terkait bahaya efek samping AstraZeneca.
Namun, setelah mendengar rekomendasi EMA, Spahn memperikan persetujuan untuk melanjutkan vaksinasi.
"Analisis EMA telah mengonfirmasi langkah yang kami ambil," jelas Spahn.
"Langkah yang tepat untuk menunda vaksinasi setelah muncul peringatan naiknya kasus sampai tipe penggumpalan darah yang sangat langka ini dapat diteliti."
Baca juga: Beredar Isu Vaksin AstraZeneca Sebabkan Penggumpalan Darah, Kemenkes Bantah: Tidak Berhubungan
Selain Jerman, terdapat beberapa negara lain yang akan melanjutkan vaksin menggunakan AstraZeneca.
Misalnya Perancis, Italia, Latvia, Bulgaria, dan Slovenia yang mengikuti rekomendasi EMA.
"Vaksin Covid-19 AstraZeneca efektif, seperti yang disampaikan EMA. Vaksin tersebut hanya memiliki efek samping yang relatif sedikit," kata Perdana Menteri Perancis Jean Castex.
Hal serupa dikatakan Perdana Menteri Italia Mario Draghi.
Ia menyebut vaksinasi akan segera dilanjutkan.