TRIBUNWOW.COM - Isu yang menyebut akan ada perubahan masa jabatan seorang presiden dari dua periode menjadi tiga periode kembali mencuat.
Seperti yang diketahui, isu tersebut kembali dipanaskan oleh politisi senior sekaligus mantan Ketua MPR RI, Amien Rais.
Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebenarnya sudah memberikan pernyataanya soal peluang presiden tiga periode.
Baca juga: Marzuki Alie Berikan Pesan ke Bambang Widjojanto yang Sebut Pemerintah Jokowi Brutal soal Demokrat
Baca juga: Kutip Pesan SBY, Marzuki Alie Tegaskan Masalah Demokrat Tak Melulu soal AHY
Pernyataan tersebut disampaikan di awal masa pemerintahan Jokowi pada periode kedua ini, tepatnya pada 2 Desember 2019 silam.
Dilansir TribunWow.com, dengan tegas Jokowi mengatakan bahwa tidak akan pernah ada amandemen UUD 1945 tentang masa jabatan presiden.
"Sejak awal sudah saya sampaikan, bahwa saya ini produk dari pemilihan langsung, sehingga saat itu waktu ada keinginan untuk amandemen apa jawaban saya?" ujar Jokowi, Senin (2/12/2019), dikutip dari KompasTV, Senin (15/3/2021).
"Apakah bisa yang namanya amandemen itu hanya dibatasi untuk urusan haluan negara, Apakah tidak melebar ke mana-mana. Ada yang lari presiden dipilih MPR, ada yang lari presiden tiga periode, ada yang lari presiden satu kali tapi delapan tahun," jelas Jokowi.
"Jadi lebih baik tidak usah amandemen," tegasnya.
Menurut Jokowi masih banyak persoalan eksternal yang lebih penting dan harus diselesaikan ketimbang memikirkan perubahan konstitusi.
"Kita konsentrasi saja ke masalah-masalah ekternal yang sekarang ini bukan sesuatu yang mudah untuk diselesaikan."
Baca juga: Ungkit Fenomena Gibran dan Bobby, Jimly Sebut Jokowi Berubah di Periode 2: Ikut Tenggelam Menikmati
Baca juga: Heran Jokowi Tak Tahu Pergerakan Moeldoko dalam KLB Demokrat, Pengamat Politik: Tidak Bertanya?
Untuk itu, kepada pihak-pihak yang menuding atau berbicara soal wacana presiden dipilih tiga kali, Jokowi menyebut ada tiga alasannya.
Di ataranya adalah ingin menampar muka dari Jokowi.
"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode, itu ada tiga alasannya. Satu ingin menampar muka saya, kedua ingin mencari muka, ketiga ingin menjerumuskan," pungkasnya.
Simak video lengkapnya:
Kecurigaan Amien Rais soal Presiden 3 Periode
Mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengungkapkan dugaan adanya wacana masa jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan di kanal YouTube Amien Rais Official, Sabtu (13/3/2021).
Ia menyebut hal ini layaknya masa pemerintahan Soeharto yang selalu memenangkan pemilu selama 32 tahun.
Baca juga: Sindir BW Kehabisan Argumen sampai Serang Jokowi, Ali Ngabalin: Masa Sih Tidak Pakai Hati?
"History repeat itself (sejarah mengulang dirinya sendiri, -red). Sepertinya ini tidak boleh diulangi, rezim kita tidak boleh mengulangi," ucap Amien Rais.
Amien khawatir bagaimana dampak hal itu bagi kondisi politik dan persatuan bangsa.
"Makanya kalau kita berikan rezim ini kekuatan yang tidak bisa dikritik lagi, oposisi dibasmi, tidak ada lagi demokrasi, jadi kita betul-betul akan mengalami kehancuran politik, bahkan perpecahan bangsa yang lebih berat lagi," katanya.
Ia menyinggung sikap DPR dan MPR dalam menghadapi isu ini.
Amien mendesak agar tidak perlu memperpanjang masa jabatan presiden sampai tiga periode.
"Saya meminta saudara-saudara sekalian, para anggota DPR, MPR, DPD, lembaga peneliti negara yang lain, akankah kita biarkan plotting rezim sekarang ini akan memasukkan pasal supaya bisa dipilih ketiga kalinya itu?" kata pendiri Partai Ummat ini.
"Ini dugaan saya bisa keliru. Kalau keliru, saya minta maaf," tambah dia.
Baca juga: Hendri Satrio Anggap Pilpres 2024 Makin Seru, 3 Gubernur Ini dan Maruf Amin Jadi Kandidat Kuat?
Amien menyebut akan ada gerakan penolakan yang besar jika pasal tersebut diketok palu.
Ia menilai hal ini dapat berpengaruh bagi demokrasi.
Amien bahkan menyebutnya sebagai rencana rezim yang saat ini berkuasa.
"Atau kemudian kita akan menekan, yaitu turun ke jalan. Bukan people power, itu sudah kuno," ungkit mantan kader PAN ini.
"Tapi bagaimana kita bisa menunjukkan dengan posisi yang betul-betul solid bahwa rezim itu sesungguhnya sedang mengarah kepada penguburan demokrasi kita," tegasnya.
"Jadi demokrasi akan dikubur. Kalau rencana rezim yang saya curiga itu berjalan," tambah Amien Rais.
Lihat videonya mulai menit 24.20:
(TribunWow/Elfan/Brigitta)