Terkini Daerah

Detik-detik Oknum Polisi di Bali Curi Cincin Emas di Pasar, Coba Kabur tapi Tertangkap Warga

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolres Tabanan, AKBP Mariochristy P.S. Siregar saat memberikan keterangan terkait pencurian emas yang dilakukan oknum anggota polisi di lobi Mapolres Tabanan, Senin 8 Maret 2021

Peristiwa pencurian emas membuat geger areal Pasar Tabanan, Jalan Gajah Mada, Tabanan, Bali, Minggu (7/3/2021) pagi.

Sebab, pelakunya diduga oknum anggota polri.

Ia nekat mencuri emas dengan modus berpura-pura menanyakan kepada karyawannya, lantas ketika emas dikeluarkan ia langsung mengambilnya dan kabur.

Baca juga: Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ternyata Kenal Baik dengan Korban, Panik saat Kepergok Mencuri

Beruntung, ia berhasil ditangkap oleh warga yang sedang berada di pasar dan sudah dibawa ke Mapolres Tabanan.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Sebelum kejadian, sebuah toko emas bernama Toko Emas Cahaya Windu Sara baru saja buka dan sedang menata perhiasannya ke dalam rak kaca.

Tak berselang lama, seorang laki-laki dengan mengenakan topi putih, jaket hitam dengan celana jeans pendek warna biru datang menghampiri karyawan toko.

Kemudian, pelaku ini berpura-pura bertanya kepada karyawan untuk melihat beberapa cincin emas anak-anak.

Tak merasa curiga, karyawan tersebut pun mengeluarkan cincin emas anak-anak ke atas rak kaca.

Namun saat itu pelaku justru langsung mengambil perhiasan emas berupa tiga cincin anak-anak seberat keseluruhan dua gram.

Setelah itu pelaku langsung lari meninggalkan Toko Emas tersebut.

Melihat kejadian tersebut, karyawan toko pun reflek langsung berteriak "maling-maling" hingga menyita perhatian warga setempat.

Masyarakat yang mendengar hal tersebut berhasil mengamankan pelaku tak jauh dari TKP.

Setelah ditangkap, dua orang petugas langsung membawa pelaku ke Mapolres Tabanan untuk tindakan lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, tiga buah cincin emas 42% milik toko raib dan total kerugian sebesar Rp 900 ribu.

Halaman
123