Karena itulah, Gatot tak mau membalas jasa SBY dengan pendongkelan jabatan AHY.
"Maksud saya, apakah iya saya dibesarkan oleh Beliau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan satu lagi Pak Jokowi."
"Terus saya membalasnya dengan mencongkel anaknya?," tandasnya. (TribunWow)
Sebagian artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul "Pengamat: Jika Presiden Diam, Menguat Dugaan Keterlibatan Istana dalam Pembelahan Demokrat"