Isu Kudeta Partai Demokrat

Gaungkan Moeldoko Musuh Bersama, AHY: Kita Tak Bisa Minta Bantuan Siapapun, Kecuali Rakyat Indonesia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar rapat konsolidasi partai di Jalan Proklamasi No. 41, Jakarta, Minggu (7/3/2021). Rapat tersebut dihadiri 514 DPC dan 34 DPD dari berbagai macam provinsi dan daerah.

AHY menilai Moeldoko mencoba menegasikan konstitusi partai yaitu AD ART yang telah disahkan oleh pemerintah.

“Dia mencoba menegasikan konstitusi partai kita yaitu AD ART yang juga telah disahkan oleh pemerintah, melalui Kementrian Hukum dan Ham yang juga sudah masuk lembaran negara,” pungkas AHY.

AHY mengajak simpatisan dan kadernya untuk tetap solid dan tidak emosional.

“Kita tidak ragu, kita tidak emosional, yang kita lakukan hari ini adalah untuk melakukan segala hal yang memang untuk bisa menjaga kedaulatan dan kehormatan kita bersama,” ungkapnya.

Ia juga memberikan kritikan terhadap kader partai yang dulu meninggalkan partai, sekarang seolah-olah mencintai partai, dan mendukung KLB Moeldoko.

AHY mengungkapkan para oknum tersebut meninggalkan partai ini ketika terpuruk, sekarang ketika partai naik daun, mereka kembali.

“Mereka mengatakan berkorban untuk Partai Demokrat. Kenyataannya, ketika berjuang mereka kemana saja? Mudah sekali keluar masuk partai seolah-olah mencintai partai, seolah-olah, saya ulangi, seolah-olah mencintai,” tegasnya.

AHY berkomitmen akan terus melawan upaya Moeldoko untuk mengambil alih tampu kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

"Kalau kami diam, artinya sama saja bahwa Partai Demokrat juga membunuh demokrasi di negeri kita. Kalau kita diam, sama saja kita membiarkan," tutupnya.(TribunWow.com/ Adi Manggala)