Terkini Daerah

Lebih dari Sekali Berencana Bunuh Selebgram Ari Pratama, Mahasiswi di Makassar Akui Sempat Gagal

Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelaku penikaman Selebgram Makassar, Ari Pratama, Aisyah Alfika saat diamankan di Mapolsek Panakukkang, Jl Pengayoman Makassar, Jumat (5/3/2021) sore.

TRIBUNWOW.COM - Didasari rasa sakit hati, Aisyah Alfika (19) gelap mata nekat membunuh seorang selebgram bernama Ari Pratama (24).

Pembunuhan itu terjadi di sebuah wisma di Jl. Topaz Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jumat (5/3/2021) pagi.

Setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman, terungkap fakta bahwa pelaku tak hanya satu kali ini merencanakan pembunuhan.

Pembunuhan Ari Pratama (Tribun Timur/Istimewa)

Baca juga: Dalam Kondisi Tanpa Busana, Selebgram Ari Pratama Kabur Cari Pertolongan seusai Ditikam Mahasiswi

Dikutip TribunWow.com dari TribunMakassar.com, keduanya awalnya saling berkenalan lewat media sosial.

Hubungan itu berlanjut hingga keduanya menjadi teman tapi mesra (TTM) dan beberapa kali melakukan hubungan suami istri.

Setelah tujuh bulan berjalan, pelaku menyebut, korban perlahan menghindarinya.

Pelaku mengaku, dirinya ditinggal oleh korban saat menyatakan dirinya hamil.

Akibat rasa sakit hati ditinggal oleh korban, pelaku pernah merencanakan untuk menganiaya korban namun gagal.

"Memang pernah (merencanakan pembunuhan terhadap Ari). Namun tidak terlaksana karena korban (Ari) selau menghindar," kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriadi Idrus, Jumat (5/3/2021).

Pelaku yang merupakan seorang mahassiwi itu akhirnya melangsungkan niatnya membunuh korban pada rencananya yang kedua.

Meskipun pelaku mengaku hamil, polisi sampai saat ini masih akan melakukan tes terhadap Aisyah untuk membuktikan kebenarannya.

Sudah Siapkan Pisau

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, korban dan pelaku sudah berulang kali melakukan hubungan suami istri.

Meskipun kerap berhubungan badan, keduanya tidak berpacaran.

Pelaku diketahui marah akibat korban ingin mengakhiri kedekatan mereka.

Halaman
123