TRIBUNWOW.COM - Nasib nahas dialami Bisri Efendi, warga Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Dikutip dari Kompas.com, pemilik toko kelontong tersebut ditemukan tewas mengenaskan di dalam tokonya pada Sabtu (27/2/2021) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Untuk mengungkap kasus tersebut, saat ini polisi masih melakukan pendalaman penyelidikan.
Baca juga: Kronologi Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas, Ada Luka di Kepala dan Kaki, Tangan Terikat Lakban
Dari pemeriksaan sementara polisi, tewasnya korban diduga kuat akibat pembunuhan.
Berikut fakta selengkapnya:
1. Dugaan Penyebab Tewasnya Bisri
Bisri Efendi diduga tewas akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala.
Gagang cangkul yang diduga digunakan pelaku penganiayaan telah diamankan polisi dari lokasi kejadian.
Gagang cangkul itu merupakan salah satu jenis barang yang dijual korban di tokonya.
"Sedang kita validasi menggunakan pemeriksaan laboratorium forensik. Iya, kemungkinan itu (gagang cangkul)," ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, kepada Kompas.com, Senin (1/3/2021).
Bisri ditemukan tewas Sabtu (27/2/2021) pagi sekitar pukul 7.00 WIB di dalam tokonya di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Saat ditemukan oleh karyawan tokonya, kondisi jasad Bisri tertelungkup dengan kedua kakinya terikat lakban.
"Walaupun juga di bagian tubuh lain ada luka lebam seperti di pelipis, telinga, dan punggung. Tapi, penyebab kematian akibat hantaman benda tumpul pada bagian kepala," kata Leo, sapaannya.
Baca juga: Sosok Pembunuh Kakek Juragan Toko Kelontong Terekam CCTV, Polisi: Sedang Cari Uang di Kasir
2. Periksa Saksi
Terkait upaya mengungkap pelaku dan motifnya, polisi hingga hari ini telah memeriksa 15 orang saksi.