TRIBUNWOW.COM - Seorang oknum polisi berinisial Bripka YL yang bertugas di Polsek Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, ditahan.
Pasalnya, ia diduga melakukan penganiayaan terhadap warga secara membabi buta saat berusaha melerai kasus tawuran.
Akibat kejadian itu, korban yang diketahui bernama Firman (20) warga Desa Elfule, Kecamatan Namrole, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami babak belur dan pendarahan di kedua matanya.
"Saat ini pelaku penganiayaan, Bripka YL, telah ditahan dan diproses," kata Wakil Kepala Polres Pulau Buru Kompol Bachri Hehanussa, Sabtu (27/2/2021).
Baca juga: Pelaku Penganiayaan di Minahasa Tertangkap, Airsoft Gun hingga Dua Bilah Senjata Tajam Disita
Baca juga: Pria yang Ditemukan Tergeletak di Jalan dengan Luka 50 Tusukan Meninggal, Diduga Korban Penganiayaan
Kronologi Kejadian
Bachri mengatakan, kasus penganiayaan yang dilakukan anggotanya tersebut terjadi pada Jumat (26/2/2021) di Desa Kamanglale.
Saat kejadian itu, Bripka YL yang melintas di lokasi kejadian melihat aksi tawuran antarwarga.
Mengetahui hal itu, ia berusaha melerai pertikaian tersebut.
Namun naasnya, ia justru terkena lemperan batu di bagian wajahnya.
"Jadi pada saat Bripka YL melintas di lokasi kejadian dia melihat ada tawuran saling lempar, dia lalu mencoba menghentikan aksi tawuran itu," kata Bachri.
Tak terima terkena lemparan batu tersebut, lalu Bripka YL emosi dan menghajar korban yang saat itu berada di belakangnya tanpa ampun.
"Karena merasa kesakitan, Bripka YL emosi lalu dia menghajar korban (Firman) yang ada di belakangnya," kata Bachri.
Baca juga: Driver Ojol di Semarang yang Viral Terobos Banjir demi Antar Makanan ke Pelanggan Dapat Penghargaan
Baca juga: Pemilik Toko Ditemukan Tewas Mengenaskan dengan Tangan Terikat, Karyawan Curiga Pintu Tak Terkunci
Tak sampai di situ, setelah puas melakukan penganiayaan itu korban sempat hendak dibawa oleh rekan Bripka YL berinisial HF alias Abong untuk dibawa ke kantor polisi.
Sontak, aksinya itu memicu kemarahan warga setempat. Bripka YL dan rekannya nyaris menjadi amukan warga hingga akhirnya korban dilepaskan.
Oleh warga, lalu korban dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Keluarga korban yang tak terima dengan perbuatan oknum polisi itu lalu melaporkannya ke Polsek Namrole dan pelaku ditangkap.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Oknum Polisi Aniaya Warga hingga Babak Belur Saat Lerai Tawuran, Wakapolres: Sudah Ditahan