Cerita berawal saat pria berusia 33 tahun ini mendapat orderan makanan ke salah seorang pelanggan yang tinggal di daerah Pedurungan, Semarang Timur, Jawa Tengah.
Ketika itu, sejumlah wilayah di Kota Semarang terendam banjir.
Baca juga: PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta, Pimpinan DPRD DKI Tertawa: Siapa yang Mau Nyambut?
Baca juga: Dayana Banjir Dislike setelah Unggah Lagu Terbarunya, Kolom Komentar di YouTube Turut Dinonaktif
Beberapa warga merasa kesulitan memenuhi bahan pokok seperti makanan karena rumahnya kebanjiran.
"Waktu itu kejadiannya pas hari Sabtu 6 Februari, pas ada Jateng di Rumah Saja. Saya dapat pesanan pelanggan ke perumahan daerah Gajah, Semarang Timur," katanya saat dihubungi, Minggu (28/2/2021).
Saat hendak mengantarkan pesanan makanan di daerah tersebut, ternyata di tengah perjalanan Ali dihadang banjir.
Namun, ia rela menerobos banjir setinggi pinggang orang dewasa dengan berjalan kaki demi mengantarkan pesanan ke pelanggan.
"Posisi saya dari Semarang Utara langsung antar pesanan. Ternyata harus terjang banjir dua kali. Pertama naik motor sampai mesinnya terendam air semua, lalu yang kedua jalan kaki. Motor saya parkir jauh sekitar 500 meter. Sempet mogok sampai nunggu kering," ceritanya.
Dengan semangat, ia berjibaku menerobos banjir untuk mengantarkan makanan dengan menempuh waktu sekitar 1,5 jam.
"Itu kan orderan sudah saya terima jadi saya harus tanggung jawab selesaikan sampai tujuan karena saya khawatir yang menerima makanan belum dapat bantuan atau kehabisan bekal," ucapnya.
Baca juga: Riza Patria Klaim Penanganan Banjir di DKI Sudah Baik: Daerah Lain Berhari-hari Belum Selesai
Ayah tiga anak ini mengaku aksinya itu dilakukan dengan hati ikhlas untuk membantu sesama.
Atas kerja kerasnya itu, Ali yang telah melakoni profesinya sejak 2017 tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Pihak Gojek telah menobatkan Ali sebagai #DriverJempolan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangannya menerobos banjir demi mengantarkan pesanan ke pelanggan.
"Bersyukur dan terima kasih sekali dapat penghargaan dari Gojek. Ada berupa jaket, sembako dan uang. Sangat berguna nantinya untuk ganti ban, servis motor. Alhamdulillah cukup. Bisa untuk motivasi teman-teman lain juga. Tetap semangat dan selalu jaga kesehatan," katanya.
Kisah Ali juga sempat viral di media sosial usai warganet merekam dirinya menerjang banjir setinggi 50 cm dengan menenteng plastik berisikan makanan.
Perjuangannya mengantar pesanan itu pun menuai beragam pujian dari warganet yang menilai Ali sangat amanah dalam bekerja.
Baca juga: Tak Percaya Kantornya Terendam Banjir, Ganjar Pranowo: Mosok Kantor Gubernur Banjir, Ini Agak Aneh