TRIBUNWOW.COM - Identitas mayat dalam knatong platik yang ditemukan di Kampung Jembatan 2, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, akhirnya terungkap.
Dilansir TribunWow.com, ternyata, jasad tersebut adalah DP (18), siswa SMA Negeri 1 Cibungbulang.
Hingga ditemukan tewas mengenaskan, korban masih berstatus sebagai pelajar.
Pihak SMAN 1 Cibungbulang pun mengakui DP sebagai murid di sekolah tersebut.
Baca juga: Kronologi Kepala Sekolah Dianiaya hingga Tewas saat Datang ke Rumah Selingkuhan, Sembunyi di Atap
Baca juga: Tak Mau Bayar Tagihan Minum, Oknum Polisi Ini Nekat Tembaki Karyawan Kafe, 3 Tewas dan 1 Luka
Hal itu disampaikan oleh Humas SMAN 1 Cibungbulang, Bambang Sugianto.
Semasa sekolah, DP disebutnya sebagai siswi yang baik.
Namun, ia enggan memberi banyak komentar terkait kematian DP.
"Saya tidak bisa bicara banyak. Tapi secara informasi dia itu anak yang baik," jelas Bambang, dikutip dari TribunnewsBogor.com, Kamis (25/2/2021).
"Almarhumah ini anak yang baik. Cuma itu yang bisa saya sampaikan."
Bambang pun tak bisa memastikan apakah DP pergi dari rumah untuk mengerjakan tugas sekolah.
Baca juga: Maling Nekat Tikam 3 Warga saat Kepergok Mencuri, Berujung Tewas Dihajar Massa
Baca juga: Fakta Baru Gadis yang Bunuh Pria karena Hendak Dirudapaksa, Bukan Bela Diri, Ternyata Pacar Korban
Pasalnya, hingga saat ini kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring.
"Kalau ngerjain tugas tidak tahu. Karena kan belajar dari rumah," sambungnya.
"Guru yang lebih tahu. Tapi yang jelas saat ini sistem belajar online masih diberlakukan."
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condor memastikan DP bukanlah korban mutilasi.
Meski ditemukan di dalam plastik, jasad DP menurutnya masih dalam kondisi utuh.