Isu Kudeta Partai Demokrat

Persoalkan Pernyataan Marzuki Alie soal Megawati, Herzaky Sebut Sudah 5 Tahun Tak Aktif di Demokrat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Jumat (19/2/2021). Dirinya mempersolakan sikap dan pernyataan dari Marzuki Alie yang menyebut Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri 'kecolongan dua kali'

TRIBUNWOW.COM - Pernyataan mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Marzuki Alie berbuntut panjang.

Marzuki Alie sebelumnya menyebut bahwa Ketua Umum PDI perjuangan, Megawati Soekarnoputri kecolongan dua kali oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004.

Pernyataan dari Marzuki Alie lantas memanaskan kembali hubungan antara PDIP dengan Demokrat, ataupun antara Megawati dengan SBY.

Marzuki Alie meyakini apabila saat ini Ibas yang menjadi Ketum Demokrat, Ibas tidak akan mengalami begitu banyak resistensi, Kamis (11/2/2021). (YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Baca juga: Sempat Kirimi Surat Jokowi soal Kudeta Demokrat, AHY Berubah Pikiran: Bapak Presiden Tak Tahu-menahu

Baca juga: Isu Kudeta Partai Demokrat, Ruhut Desak AHY Minta Maaf ke Presiden Jokowi: Sudah Lempar Bola Panas

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mempersolakan sikap dan pernyataan dari Marzuki Alie tersebut.

Menurutnya, tidak sepantasnya Marzuki Alie memberikan pengakuan yang tidak bisa dikonfirmasi oleh Partai Demokrat itu sendiri.

Dirinya juga mempertanyakan status Marzuki Alie yang mengaku sebagai kader Demokrat namun malah seakan mengadu domba.

"Ini menjadi lucu karena ini kan pernyataan Pak Marzuki Ali. Kemudian pada saat kami sampaikan 'Pak jangan mengadu domba dong antara Pak SBY dengan Ibu Mega'," ujar Herzaky, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Jumat (19/2/2021).

"Kemudian beliau tadi pagi baru ada statemen 'ya ini kan urusan saya dengan Pak SBY, seharusnya yang lain jangan ikut-ikutan'," ucapnya menirukan ucapan dari Marzuki Alie.

Menurutnya, jawaban dari Marzuki Alie tidak bisa diterima.

Dirinya meminta kepada Marzuki Alie untuk bisa langsung membicarakan kepada SBY jika memang memiliki persoalan, bukan malah menebar tudingan-tudingan ke publik.

"Lho kok urusannya beliau dengan Pak SBY kenapa enggak langsung bertanya dengan Pak SBY, itu satu," kata Herzaky.

"Yang kedua katanya adalah bahwa 'saya ini marah soalnya tidak ditanggapi oleh Partai Demokrat jadi saya cari perhatian'. Ini maksutnya apa."

Baca juga: Jokowi Minta Warga Mengritik, Politisi Demokrat Herzaky Mahendra Cerita Soeharto saat Ditinggalkan

Lebih lanjut, Herzaky meminta kepada Marzuki Alie untuk bijak dalam bersikap dan berucap jika masih sebagai kader Demokrat.

Bahkan menurutnya, Marzuki Alie sendiri sejauh ini sudah tidak aktif di Demokrat selama 5 tahun terakhir.

"Kalau kami ya sudah lah Pak, Pak Marzuki Alie kami juga sangat menghargai, dulu pernah menjadi kader kami dan banyak yang sudah diperbuat," pinta Herzaky.

Halaman
123