Terikini Nasional

Din Syamsuddin Dituding Radikal, Ketua PP Muhammadiyah Beri Pembelaan dan Sebut Bukan Tokoh Oposisi

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas buka suara terkait munculnya tudingan radikal kepada Presidium KAMI, Din Syamsuddin, dalam acara Kabar Petang, Sabtu (13/2/2021).

TRIBUNWOW.COM - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas tanggapi adanya tudingan radikalisme yang ditujukan kepada Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin.

Dilansir TribunWow.com, Anwar Abbas menyebut Din Syamsuddin bukanlah tokoh oposisi, meski diakui kerap melakukan kritik terhadap pemerintah, apalagi dituding radikal.

Hal itu disampaikan dalam acara Kabar Petang, Sabtu (13/2/2021).

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2020). 

Baca juga: Mengaku Dekat, Rocky Gerung Sebut Ngaco Tudingan Radikal ke Din Syamsuddin: Buzzer Kehabisan Istilah

Baca juga: Din Syamsuddin Dituding Radikal, Ketua PP Muhammadiyah: Bingung juga Saya dan Logikanya di Mana?

Dalam kesempatan itu, Anwar Abbas memastikan bahwa sikap kritis dari Din Syamsuddin dilakukan untuk kebaikan bangsa dan negara.

Dirinya juga menyinggung sikap dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta masyarakat lebih aktif.

Merujuk pernyataan dari Jokowi tersebut, Anwar Abbas menilai kritik dari Din Syamsuddin, maupun pihak-pihak lain memang perlu adanya.

"Menurut saya, baca saja pernyataan Pak Jokowi terakhir, pemerintah butuh kritik, lalu yang kepanasan kok para pengikut Jokowi," ujar Anwar Abbas.

"Pak Jokowi aja meminta, karena Pak Jokowi sadar bahwa kalau tidak ada kritik sulit bagi dia untuk membangun dan mengembangkan bangsa dan negara ini."

"Dan Pak Din memposisikan diri seperti itu," jelasnya.

Anwar Abbas lantas menilai bahwa sikap kritis dari Din Syamsuddin bukan menunjukkan yang bersangkutan sebagai oposisi.

Karena dikatakannya bahwa kritik dari Din Syamsuddin bersifat objektif dan membangun, serta tidak melulu menyalahkan.

Baca juga: Din Syamsuddin Dituduh Radikal, Menkopolhukam Mahfud MD: Beliau Itu Kritis Bukan Radikalis

"Dan menurut saya Pak Din bukan oposisi, kalau oposisi itu benar atau salah pemerintah tetap salah," kata Anwar Abbas.

"Kalau Pak Din kan tidak seperti itu, kalau pemerintah benar dia dukung, kalau pemerintah salah dia ingatkan," terangnya.

Maka dari itu, ia tidak percaya ketika Din Syamsuddin dituding menganut paham radikal.

"Pak Din Syamsuddin sepengatahuan saya sangat cinta kepada bangsa dan negaranya," ungkapnya.

Halaman
12