TRIBUNWOW.COM - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar memberi komentar soal permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebelumnya, Jokowi mengimbau masyarakat agar lebih aktif mengkritik pemerintahan.
Namun, imbauan Jokowi itu menimbulkan pro dan kontra.
Seperti yang diungkapkan Haris Azhar dalam kanal YouTube Realita TV, Jumat (12/2/2021).
Baca juga: Novel Baswedan Dipolisikan, Rocky Gerung Ungkit Permintaan Kritik Jokowi: Kelihatannya Ada Sponsor
Baca juga: Debat Haikal Hassan dengan Deddy Sitorus, Saling Minta Contoh Kasus terkait Jokowi Minta Kritik
Haris mengaku tak menyangka pernyataan Jokowi itu bakal menjadi kontroversi.
"Biasanya kan saya tahu kalau dia bicaranya lucu-lucu, seru-seru pasti ramai di media," kata Haris.
"Kalau enggak penting pasti enggak ramai."
Meski tak mengenal secara pribadi, Haris menyebut ucapan Jokowi tak sesuai dengan realita.
Ia bahkan menduga Jokowi akan memarahi sang pembuat naskah pidato.
"Ternyata pernyataannya kontroversial, mengundang mesyarakat untuk mengkritik," kata Haris.
"Saya enggak kenal pribadi, ya pernah ketemu satu dua kali sama presiden."
"Tapi secara pribadi, menurut saya pasti yang bikin naskahnya dimarahin sekarang."
"Kenapa bikin naskah pidato kayak gitu" sambungnya.
Baca juga: Adi Prayitno Anggap Jokowi Minta Dikritik Sebatas Jebakan Batman, Novel Sehari Langsung Dilaporin
Baca juga: Cerita saat Pilkada DKI Jakarta 2012, Ahok: Ketika Itu Sebenarnya Pendamping Pak Jokowi Bukan Saya
Pasalnya, naskah pidato di Hari Pers Nasional itu tak sesuai dengan realita pemerintahan Jokowi.
Namun, Haris juga menyinggung kemungkinan lain yang membuat pernyataan Jokowi menuai kontroversi.