Terkini Daerah

Pria di Palembang Lakukan Tindak Asusila ke Balita, Terungkap saat Korban Mengeluh Sakit pada Ibu

Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pria lajang penjaga toko di Palembang, HD tersangka pelaku cabul saat diamankan di Polrestabes Palembang, Selasa (9/2/2021).

TRIBUNWOW.COM - Mengaku terdorong napsu, HD (33) seorang pria lajang di Palembang, Sumatera Selatan tega melakukan hal asusila terhadap seorang bocah perempuan berusia empat tahun.

Akibat aksi pelaku, bocah balita berinisial AV (4) itu sempat mengeluhkan sakit di area sensitifnya kepada ibunya yang berujung pada terbongkarnya aksi pelaku.

Pelaku berhasil ditangkap polisi di kediamannya, di Kecamatan Kalidoni, Palembang, pada Jumat (11/12/2021).

Ilustrasi bocah perempuan 4 tahun di Palembang jadi target tindakan asusila pria dewasa. (Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan)

Baca juga: Dijual Suaminya untuk Main Bertiga hingga 6 Jam, Istri di Palembang Curhat Banyak Masalah Hidup

Dikutip TribunWow.com dari TribunSumsel.com, HD mengaku semua berawal ketika korban bermain di halaman rumahnya.

Melihat korban bermain, pelaku mengaku merasa bernafsu.

Ia lalu membujuk korban agar mau masuk ke rumahnya.

Demi merayu korban agar mau masuk, pelaku menjanjikan akan memberi uang sebanyak Rp 10 ribu.

"Setelah masuk ke dalam rumah. Saya membuka celana korban dan memainkan alat vitalnya," ujar HD, Selasa (9/2/2021).

Tak berhenti di situ, pelaku lalu menggesekkan alat vitalnya ke area sensitif korban.

Korban dan pelaku merupakan tetangga.

"Saya tidak bisa menahan hawa nafsu saya sehingga saya nekat melakukan perbuatan tersebut," ujar HD sambil menundukan kepala.

Mengaku baru satu kali melakukan aksinya, HD kini merasa menyesal.

"Saya menyesal dan minta maaf kepada korban atas perbuatan yang telah saya lakukan," tutupnya.

Kasus ini kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang.

Baca juga: Lewati 9 Pemuda yang sedang Mabuk, Seorang Pengendara Motor Tiba-tiba Dikeroyok hingga Tewas

Mengeluh Sakit

Halaman
12