Terkini Daerah

Gaet Dukun Bayi hingga Jampi, Persatuan Dukun Ngaku Anggotanya Pengasuh Ponpes, Begini Tanggapan MUI

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) Abdul Fatah Hasan mengonfirmasi adanya deklarasi dan Festival Santet, dalam iNews Sore, Minggu (7/2/2021).

TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) Abdul Fatah Hasan mengungkap sederet kegiatan yang dilakukan komunitasnya.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan iNews, Minggu (7/2/2021).

Diketahui komunitas Perdunu mendeklarasikan diri di Desa Sumberarum, Songgon, Banyuwangi, pada Rabu (3/2/2021).

Komunitas Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) muncul mendeklarasikan diri di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (3/2/2021). (Capture YouTube iNews)

Baca juga: Cara Dukun Cabul di Semarang Yakinkan Korban soal Kemampuan Mendeteksi Penyakit: Saya Tanya ke Teman

Mereka juga menyelenggarakan acara Festival Santet dalam deklarasi tersebut.

Menurut Abdul Fatah, komunitas tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat dari praktik dukun palsu.

Ia menyebut Perdunu menggaet ahli dukun dari segala bidang.

"Di dalam aktivitas perdukunan, ada mulai dari yang paling kecil seperti dukun bayi, ada dukun pijat, (dukun) jampi yang meramu jamu-jamu itu, dan seterusnya, itu yang berkaitan dengan pengobatan tradisional," ungkap Abdul Fatah.

Tidak hanya itu, nantinya Perdunu akan memberi sertifikasi bagi dukun yang bergabung.

"Kami ingin Perdunu ini mewadahi para pelaku perdukunan yang tidak melanggar norma agama, tidak melanggar syariat itu akan kami sertifikasi," terang Fatah.

Ia menilai Perdunu dapat berperan membina para dukun agar menjadi manfaat bagi masyarakat.

Menanggapi penjelasan Fatah, Wakil Sekjen MUI Amirsyah Tambunan menyebut tidak masalah jika kegiatan Perdunu berupa pengobatan tradisional.

Namun yang dikhawatirkan adalah jika Perdunu akan melakukan kegiatan bersifat syirik.

"Saya sangat mengapresiasi kalau pengobatan tradisional. Ini dilindungi oleh Kementerian Kesehatan," kata Amirsyah Tambunan, dalam tayangan yang sama.

Ia meminta Perdunu tidak menimbulkan kehebohan di masyarakat.

"Agar tidak meresahkan masyarakat sekaligus tidak membingungkan masyarakat, alangkah baiknya saya selaku Wasekjen MUI mari kita ciptakan suasana masyarakat di suasana Covid sekarang, masyarakat lagi butuh bimbingan spiritual," imbau Amir.

Wakil Sekjen MUI Amirsyah Tambunan menanggapi munculnya Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu), Minggu (7/2/2021). (Capture YouTube iNews)

Baca juga: Fakta Viral Video Pria Mesum Bareng Ibu sang Pacar, Sejumlah Wanita Ngaku Ditawari Hal Serupa

Halaman
12