Info Gawai

Viral di Twitter Obrolan Teknisi HP, Bisa Kembalikan Media yang Dihapus Termasuk Foto Tak Senonoh

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi ponsel. Belakangan, warganet dihebohkan dengan sebuah twit berisi tangkapan gambar percakapan antar-teknisi ponsel.

TRIBUNWOW.COM - Belakangan, warganet dihebohkan dengan sebuah twit berisi tangkapan gambar percakapan antar-teknisi ponsel.

Obrolan tersebut menguak bahwa ada oknum tertentu yang mencuri data, terutama foto dan video, dari ponsel yang tengah diperbaiki.

Oknum teknisi ponsel, dalam percakapan tersebut, mengaku bisa mengambil berbagai data ponsel korban sebelum perangkat tersebut disetel (reset) ulang.

Baca juga: Sosok Semuel Takatelide, Pencipta Lagu Terpesona yang Viral dan Jadi Yel-yel TNI-Polri

Ada pula sejumlah teknisi yang mencoba untuk menarik (restore) memori ponsel yang tengah diperbaiki.

Alasannya tentu untuk mengambil foto atau video yang telah dihapus oleh si pemilik ponsel, sebagaimana berbagai "pengakuan" yang tertuang di Twitter dengan handle @ndagels berikut.

Kegiatan seperti inilah yang konon memicu beredarnya foto atau video tak senonoh di internet dan berbagai platform lainnya.

Aktivitas penyebaran semacam ini boleh jadi makin marak, terlebih jika pengguna mendapatkan keuntungan dari konten yang disebarkan.

Lantas, mengapa bisa seperti itu?

Apakah data yang dihapus memang bisa dipulihkan kembali?

Jawabannya bisa, menurut Christian Funk yang merupakan seorang peneliti dari firma keamanan siber Kaspersky.

Data Bisa Dipulihkan

Funk mengungkap bahwa data yang sudah dihapus ternyata bisa dipulihkan oleh seseorang yang tahu caranya.

Sebab, sebagian besar data ponsel tetap akan "menempel" di memori, meski pengguna sudah menghapusnya.

Hal itu, menurut Funk, tak sejalan dengan esensi menghapus data konvensional yang sudah tertanam di benak pengguna.

“Kesalahpahaman yang cukup umum adalah pemikiran bahwa menghapus data atau melakukan format ulang media penyimpanan sudah cukup untuk membersihkan data," ujar Funk dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Jumat (5/2/2021).

Halaman
12