Cerita Selebriti

Bukan Nathalie Holscher dan Lina Jubaedah, Sule Bongkar Cinta Pertamanya hingga Ditinggal Nikah

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Putri Delina (kiri) dan sang ayah, Sule, saat tampil bersama dalam Sule Podcast (SULPOD), Jumat (5/2/2021).

TRIBUNWOW.COM - Komedian Entis Sutisna alias Sule, mengisahkan cerita cinta pertamanya yang kandas di usia belia.

Bahkan, Sule mengaku ditinggal menikah oleh wanita pujaan yang diidamkannya sejak bangku sekolah dasar (SD).

Sule pun sempat membuat lagu bagi wanita yang telah membuatnya pandai mengaji tersebut.

Sule dan Nathalie Holscher saling bongkar kelakuan masa lalu satu sama lain saat di Instagram, Kamis (21/1/2021). (YouTube Sunah Official)

Baca juga: Nathalie Holscher Adukan Ferdi yang Berani Berpacaran, Sule: Ayah juga Dulu SD Udah Punya Pacar

Baca juga: Buat Rigen Tercengang, Sule Kisahkan Pengalaman saat Disunat: Enggak Pakai Bius, Bayangin Coba

Pengakuan tersebut diungkapkan Sule di hadapan anak keduanya, Putri Delina.

Dalam tayangan di kanal YouTube SULE Channel, mantan anggota pelawak SOS tersebut mencecar hubungan Putri dan kekasihnya, Jeffry Reksa.

Obrolan mereka pun berlanjut hingga awal mula Putri yang mulai menyukai lawan jenis di usia 16 tahun.

Berbeda dengan Putri, Sule justru mengaku menyukai lawan jenis mulai kelas 6 SD.

Ia membeberkan nama wanita yang sempat dicintai sebelum bertemu mendiang mantan istrinya Lina Jubaedah dan istrinya saat ini, Nathalie Holscher.

"Dulu Ingat nih kalau masih ada orangnya, namanya si Wiwin," kata Sule dikutip TribunWow.com, Sabtu (6/2/2021).

"Makanya jadi lagu Mimin kan, disamarkan."

Menurut Sule, lantaran suka dengan gadis tersebut, ia menjadi semangat mengkuti pelajaran mengaji.

Oleh sebab itu, ia merasa Wiwin berperan besar dalam bertambahnya kemampuan mengajinya.

"Dia itu penyemangat mengaji waktu itu, jadi pengin banget pacaran sama dia," tutur Sule.

"Kalau misalkan enggak ada dia mungkin ayah enggak bisa ngaji."

"Jadi kenapa ayah selalu bilang sama Teteh, sama Aa 'Ya udah enggak apa-apa, pacaran ya pacaran aja, hanya sebatas penyemangat dalam hal apa pun'."

Halaman
123