Terkini Internasional

Militer Myanmar Ambil Alih Kekuasaan setelah Aung San Suu Kyi Ditahan karena Kecurigaan Pemilu

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aung San Suu Kyi - Aung San Suu Kyi bersama sejumlah tokoh politik lainnya telah ditahan oleh pihak militer Myanmar pada Senin (1/2/2021) dini hari.

TRIBUNWOW.COM - Pimpinan de facto Myanmar Aung San Suu Kyi bersama sejumlah tokoh politik lainnya telah ditahan oleh pihak militer Myanmar pada Senin (1/2/2021) dini hari.

Beberapa jam setelah penahanan para petinggi pemerintahan Myanmar itu, pihak militer menyatakan Myanmar kini berada di status darurat untuk satu tahun ke depan.

Penangkapan Aung San Suu Kyi dan sejumlah pejabat lainnya diduga dipicu oleh kecurigaan pihak militer bahwa pihak Aung San Suu Kyi mencurangi proses pemilu di tahun 2020 lalu.

Biksu Buddha naik truk setelah ikut serta dalam aksi protes untuk menuntut penyelidikan untuk menyelidiki Komisi Pemilihan Umum (UEC) di Yangon pada Sabtu (30/1/2021), karena kekhawatiran tentang kemungkinan kudeta oleh militer atas kekhawatiran penipuan pemilu. (AFP/SAI AUNG MAIN)

Baca juga: Menag Yaqut Ingin Jadikan Borobudur Rumah Ibadah Sedunia, Ganjar Pranowo Pernah Sampaikan Hal Sama

Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, pada November 2020 lalu, partai politik yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi yakni National League for Democracy (NLD) telah memenangkan voting dari masyarakat untuk membentuk suatu pemerintahan.

Namun kemenangan tersebut dicurigai oleh pihak militer sebagai bentuk kecurangan.

Kini pemerintahan di Myanmar dipegang oleh Pimpinan Militer Myanmar Min Aung Hlaing.

Pasukan tentara Myanmar membanjiri Ibu Kota Naypyitaw dan Kota Yangon.

Jubir partai NLD, Myo Nyunt mengkonfirmasi bahwa Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint serta sejumlah pejabat lainnya telah diciduk oleh pihak militer pada Senin dini hari tadi.

"Saya ingin meminta agar masyarakat tidak merespons (penangkapan) secara keras dan saya ingin mereka untuk bersikap sesuai hukum," ujarnya.

Myo Nyunt sendiri menduga dirinya juga akan segera diamankan oleh pihak militer.

Baca juga: Kritik Jokowi yang Klaim Pandemi Covid-19 Terkendali, Pengamat Sarankan Contoh Sikap Boris Johnson

Kondisi Terkini Myanmar

Dikutip dari Kompas.com, menyusul penangkapan Aung San Suu Kyi, kondisi Myanmar semakin memanas.

Koneksi internet di Myanmar dikabarkan terganggu pada Senin (1/2/2021) ini.

NetBlocks, sebuah organisasi pemantau keamanan siber dan tata kelola internet di Myanmar mengabarkan, jaringan internet mulai terganggu sejak pukul 03.00 waktu setempat.

Baca juga: Driver Ojol Ditangkap saat Hendak Bawa Kabur Imigran Rohingya di Lhokseumawe, Dijanjikan Rp 6 Juta

“(Gangguan internet) memiliki dampak subnasional yang signifikan termasuk di ibu kota, dan kemungkinan akan membatasi liputan (penangkapan Suu Kyi) yang tengah berlangsung," ujar NetBlocks sebagaimana dilansir dari AFP.

Selain itu komunikasi ke Kota Naypyidaw juga terganggu karena tidak bisa dihubungi. (TribunWow.com/Anung)

Sebagian artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul "Aung San Suu Kyi Ditangkap Militer, Internet dan Sambungan Telepon di Myanmar Terganggu"