Millen ternyata mulai mendekatkan diri dengan Tuhan selama menjalani rehabilitasi.
Selain itu, Millen juga diberi kesempatan untuk menyalurkan ilmu meriasnya dengan sesama narapidana.
"Kegiatan aku biasanya salat subuh, terus makan pagi, habis itu ada olahraga seminggu dua kali," ujar Millen.
"Terus aku ngisi acara di dalam kelas make up deh, karena kan enggak ada, baru pertama kali yang kayak aku," imbuhnya.
"Jadi makanya pas di dalam mereka senang bisa berbaur sama yang lainnya," tandasnya.
Ashanty langsung ingin tahu tempat Millen menjalani hukumannya.
"Kamu ditaruhnya di tempat khusus?," tanya Ashanty.
Karena transgender, Millen mendapatkan tempat khusus selama di penjara.
"Ada ruangan terpisah, cuma aku ikut female program," kata Millen.
"Berarti rehabilitasi memperlakukan Millen dengan baik," imbuh Ashanty.
Ashanty selanjutnya menanyakan kabar Millen yang dijauhi teman-temannya selama terjerat kasus narkoba.
"Katanya pada saat di dalam banyak teman-teman yang menghindar, sedih enggak sih?," kata Ashanty.
Millen malah bersyukur teman-temannya menjauhinya selama menerima hukuman.
Pasalnya, Millen bisa tahu siapakan sosok teman yang sesungguhnya.
"Enggak malah menurut aku malah happy mereka menghindar, baguslah, jadi kelihatan siapa yang baik siapa yang enggak, lebih baik aku sama keluarga daripada sama teman," ujar Millen. (TribunWow.com)