Listyo Sigit Prabowo Calon Kapolri

Listyo Sigit Disebut Usulan dari PDIP, Masinton Bandingkan Sikap Jokowi Periode Pertama dan Kedua

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Masinto Pasaribu tanggapi soal tudingan Kapolri baru Listyo Sigit Prabowo disebut merupakan usulan dari partainya.

Lebih lanjut, Masinton mengatakan selain karena memang hak prerogatif Jokowi, penunjukan Listyo Sigit sebagai Kapolri baru juga tidak terlepas dari kualitas dan kapasitasnya.

"Tentu pilihannya sepertinya kalau saya membaca karena periode kedua, semuanya itu baik, panglima TNI juga menurut saya," kata Masinton.

"Yang memiliki loyalitas tunggal, dia tidak terafiliasi dengan tokoh-tokoh politik atau seniornya," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 21.15

Feri Amsari Sebut Jokowi Berutang Penjelasan soal Kapolri Listyo

Direktur Pusat Studi dan Kajian Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari menyoroti alasan pemilihan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri baru.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, diunggah Senin (25/1/2021).

Diketahui sebelumnya Listyo Sigit diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon tunggal Kapolri.

Direktur Pusako Universitas Andalas Feri Amsari menyoroti alasan pemilihan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon kapolri baru, Senin (25/1/2021). (Capture YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Baca juga: Listyo Sigit Jadi Kapolri, ICK Sarankan Tiru Langkah Jokowi: Saya Yakin Tidak Ada Gejolak

Kabareskrim Polda Metro Jaya tersebut kemudian dinyatakan memenuhi syarat fit and proper test oleh DPR, sehingga akan segera dilantik.

Feri Amsari kemudian menyoroti penunjukan Listyo Sigit sebagai Kapolri.

Ia membenarkan penunjukan itu merupakan kewenangan presiden.

"Tapi pertanyaan besarnya apakah pilihan presiden sudah selesai dengan prinsip-prinsip konstitusional yang ada," kata Feri Amsari.

Feri menyinggung tugas utama polisi yang tercantum dalam konstitusi adalah menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka melayani, mengayomi, dan melindungi.

Ia menegaskan dasar konstitusi itu menjadi penting dalam pemilihan Kapolri yang baru.

"Oleh karena itu figur yang dipilih mestinya yang sesuai punya catatan dengan prinsip konstitusi," kata Feri.

Halaman
123