Terkini Nasional

Anggap Banyak Hal Penting ketimbang Komcad, Haris Azhar: Perlu Dilatih Bela Diri dari Kriminalisasi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Eksekutf Lokataru Foundation Haris Azhar membahas soal program Komponen Cadangan (Komcad) dari Kementerian Pertahanan RI, ditayangkan dalam acara SAPA INDONESIA MALAM, Rabu (20/1/2021).

"Yang saya bayangkan, ini adalah anak negara untuk memodifikasi."

Tak hanya itu, Haris juga menyinggung konflik Papua yang tak kunjung usai.

Melihat kondisi yang kini terjadi, Haris justru teringat pada insiden Timor Timur.

"Hobinya di negera ini adalah mobilisasi, banyak front, forum dan lain-lain."

"Saya coba balik membayangkan, apa yang akan terjadi kebijakan ini dengan Papua?"

"Di Papua udah banyak front, forum dan segala macam yang mengingatkan kita pada zaman Timor Timur, Aceh."

"Ada kelompok pro NKRI dan lain-lain," tandasnya.

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-1.50:

Komcad Bukan Wajib Militer

Banyak opini berkembang di masyarakat mengira bahwa Komcad berbentuk sama seperti wajib militer.

Pada segmen sebelumnya, Dahnil tegas menjelaskan bahwa Komcad tidak sama seperti wajib militer.

Awalnya ia mengungkit contoh wajib militer yang diterapkan di sejumlah negara lain seperti Singapura.

"Kalau kita itu tidak wajib militer," kata dia.

"Di kita itu sukarela," lanjut Dahnil.

Dahnil menjelaskan, cara ikut Komcad serupa dengan WNI yang ingin jadi tentara.

Halaman
123