Terkini Daerah

Berawal dari Galang Donasi Korban Longsor, Dua Geng Motor Bentrok Saling Keroyok, Ini Kronologinya

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tiga pelaku bentrok antar geng motor hingga menyebabkan satu orang tewas ditangkap Polres Sumedang, satu lainnya masih buron.

TRIBUNWOW.COM - Tiga dari empat pelaku bentrok antargeng motor di Bandung, Jawa Barat  ditangkap kepolisian Polres Sumedang, Selasa (19/01/2021) pagi.

Bentrok yang bermula dari aksi galang dana tersebut menewaskan Karta Gunawan (37), warga Jalan Villa Bandung Indah RT 026 RW 004, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Bandung.

Karta tewas ditikam sekelompok anggota geng motor sepulang memberikan sumbangan kepada warga terdampak longsor Cimanggung, di Jalan Raya Simpang-Parakanmuncang, Jumat (18/01/2021) petang.

Baca juga: Pakar Sebut Viral Teriakan Tolong di Laut saat Cari Korban Sriwijaya Air Rekayasa, Ini Alasannya

Pasca-kejadian, Polres Sumedang mengamankan puluhan anggota geng motor yang terlibat insiden tersebut.

48 anggota geng motor diamankan, hanya 4 yang jadi tersangka

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, dari 48 anggota geng motor yang diamankan, sebanyak empat orang ditetapkan sebagai tersangka.

Tiga orang telah ditangkap yaitu Agung Rohman alias Tile, Deri Sutisna alias Komeng, dan Nurcahyadi alias Ute.

Sedangkan, pelaku penusuk yang menyebabkan korban Karta tewas yaitu Wisnu alias Black, warga Kota Bandung, sampai saat ini masih buron.

"Kepada saudara Wisnu alias Black, warga Kota Bandung kami minta untuk secepatnya menyerahkan diri, jika tidak maka kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Eko saat jumpa pers di Mapolres Sumedang, Selasa (19/01/2021) pagi.

Baca juga: Sosok Petugas Damkar yang Unggah Video Diduga Suara Minta Tolong saat Pencarian Korban Sriwijaya Air

Dua Geng Motor Bertemu di Jalan

Eko menuturkan, kronologi bentrok terjadi akibat gesekan antargeng motor yang terjadi di Jalan Raya Simpang-Parakanmuncang, tepatnya di depan Pasar Parakanmuncang.

"Saat kejadian, anggota geng motor Brigez sedang menggalang donasi untuk korban longsor di jalan. Saat bersamaan datang anggota geng XTC sepulang dari lokasi longsor."

"Di sana terjadi gesekan hingga salah seorang anggota XTC menjadi korban," tutur Eko.

Eko menyebutkan, korban Karta sendiri tewas akibat dikeroyok empat anggota geng motor tersebut.

Baca juga: Beri Penilaian ke Rocky Gerung hingga Fadli Zon, Irma Suryani: Punya Bahasa yang Enggak Jelas

Pisau Masih Menancap di Dada Korban

Halaman
12