Kabar Duka

Sang Ibunda Meninggal Dunia, Denny Cagur Ungkap Ibunya Kerap Mengeluh Capek Keluar Masuk Rumah Sakit

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Denny Cagur dan ibundanya. Ibunda Denny Cagur meninggal dunia. Disampaikan sang komedian, sang ibunda memang sudah sering mengeluh lelah keluar masuk rumah sakit.

TRIBUNWOW.COM - Kabar duka datang dari komedian dan presenter Denny Cagur.

Pasalnya, sang ibunda telah menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (18/1/2021) malam.

Disampaikan Denny Cagur, sang ibunda memang sudah sering mengeluh lelah keluar masuk rumah sakit.

Hal tersebut disampaikan sang selebriti dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotainment, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Ibunda Denny Cagur Meninggal Dunia Tuai Doa, Raffi Ahmad hingga Ayu Dewi Turut Berduka Cita

Baca juga: Suasana Rumah Duka Ibunda Denny Cagur, Suami Shanty Sapa Para Pelayat yang Berdatangan

Mama Eny meninggal dunia pada Senin, (18/1/2021) pukul 20.45 WIB di Rumah Sakit Sentra Medika, Jakarta.

Ketika ditemui, Denny Cagur menerangkan penyakit yang diderita oleh sang mama.

Ibunda Denny Cagur meninggal dunia, mertua Shanty sudah sering mengeluh lelah keluar masuk rumah sakit. (Instagram/shantydenny)

Ia menerangkan mulanya Mama Eny terkena diabetes.

Lantas dari diabetes mengakibatkan penyakit yang lain, gagal ginjal.

"Jadi mama ini memang sakit awalnya diabetes, terus dari situ mengakibatkan gagal ginjal," terang Denny Cagur.

Terkait itu, mama Denny Cagur sudah rajin cuci darah selama tiga bulan ke belakang.

Intensitasnya dua kali dalam satu minggu.

Bahkan beberapa hari terakhir dinaikan menjadi tiga kali.

Baca juga: Ibunda Denny Cagur Meninggal, Shanty Ungkap Penyebab Sakit sang Mertua hingga Harus Bolak-balik RS

Baca juga: Denny Cagur Ungkap Permintaan Terakhir Ibunya sebelum Meninggal Dunia: Cari Tempat Ya Den

Kemudian sejak Senin siang ke sore, kondisi Mama Eny memang mulai menurun.

Sampai akhirnya Denny Cagur mendapat kabar orangtuanya telah tiada.

"Mama itu udah cuci darah selama tiga bulan ini, seminggu dua kali, bahkan kemarin sempat dinaikin jadi tiga kali."

Halaman
123