Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Saat Syekh Ali Jaber Imami Deddy Corbuzier Salat di Sela-sela Podcast, Gus Miftah: Sangat Rindu

Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Momen Syekh Ali Jaber pimpin salat berjamaah bersama Gus Miftah, diunggah Jumat (15/1/2021).

TRIBUNWOW.COM - Duka masih dirasakan masyarakat Indonesia pasca meninggalnya pendakwah Syekh Ali Jaber yang meninggal dunia di RS Yarsi Jakarta, Kamis (14/1/2021) pukul 09.00 WIB.

Ulama asal Indonesia, Gus Miftah sempat membagikan momen Syekh Ali Jaber memimpin salat Magrib berjamaah.

Dilansir oleh TribunWow.com, video itu diunggah oleh akun Instagram @gusmiftah, Jumat (15/1/2021).

Momen Syekh Ali Jaber pimpin salat berjamaah bersama Gus Miftah, diunggah Jumat (15/1/2021). (Instagram/@gusmiftah)

Baca juga: Unggah Video Syekh Ali Jaber Bagi-bagi Gepokan Uang, Arie Untung: Beredar pada saat Sudah Tiada

Pada video itu nampak Syekh Ali Jaber memimpin salat dengan Deddy Corbuzier dan Gus Miftah sebagai jamaahnya.

Berdasarkan caption yang ditulis oleh Gus Miftah, ibadah salat berjamaah itu dilaksanakan di sela-sela acara podcast.

Lewat caption unggahan itu, Gus Miftah juga menyuarakan kerinduannya akan Sykeh Ali Jaber.

Dalam video itu terdengar Syekh Ali Jaber melantukan surah Al-Ikhlas saat memimpin salat.

Berikut caption lengkap yang ditulis oleh Gus Miftah:

:Alhamdulillah sholat maghrib berjamaah bersama bro @mastercorbuzier di imami oleh sang guru @syekh.alijaber di studio podcast.

Rindu sangat dengan suasana ini ya Allah," tulis Gus Miftah.

Syekh Ali Jaber akhirnya dimakamkan di Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an Tangerang, Kamis (14/1/2021) sore.

Diketahui lahan pemakaman di sana telah disediakan oleh sang pemilik pondok, yakni Ustaz Yusuf Mansur.

Nisan berupa batang kayu sederhana nampak tertancap di makam Syekh Ali Jaber.

Sebelum diputuskan untuk dimakamkan di Tangerang, semasa hidupnya Syekh Ali Jaber sempat bercita-cita ingin dikubur di Lombok atau Madinah saat meninggal nanti.

Namun pihak keluarga memastikan bahwa keinginan Syekh Ali Jaber untuk dikubur di Lombok atau Madinah bukanlah wasiat.

Hal itu disampaikan oleh adik Syekh Ali Jaber, Muhammad Jaber, pernyataan itu bukanlah wasiat.

Halaman
123