Korban DFL berasal dari Dusun Karang Anyar, RT 018/RW 003, Desa Kebon Danas, Kecamatan Pusaka Jaya, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Menurut sumber Tribun Bali, sebelum ditemukan tewas mengenaskan di kamar homestay, DFL diduga bersama seorang pria.
DFL saat ditemukan dalam posisi telungkup bersimbah darah dan tanpa busana di dekat kasur.
Baca juga: Pamit ke Kamar Mandi, Pria di Bojonegoro Bunuh Diri Lompat ke Sumur, sang Istri Histeris
Menurut laporan, terdapat beberapa luka seperti di leher korban.
Ditemukan pula pisau lipat dan jaket berwarna merah dan helm ojol.
Dengar Suara Gaduh
Sebelum ditemukan dalam kondisi mengenaskan, beberapa saksi mendengar kegaduhan dari dalam kamar korban.
Adalah Dianty (22) tetangga kamar korban, sekira pukul 01.20 Wita mendengar suara gaduh di kamar DFL.
DFL menempati kamar nomor 2 di lantai dua homestay.
Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat makan di kamar saksi dan beberapa kali keluar masuk di kamar saksi nomor satu.
Sekira pukul 01.40 Wita saksi tertidur, namun selang beberapa saat ia mendengar suara teriakan dan berisik berupa suara kaki ‘gedebuk-gedebuk.’
Baca juga: Pamit ke Kamar Mandi, Pria di Bojonegoro Bunuh Diri Lompat ke Sumur, sang Istri Histeris
Enam menit kemudian sekira pukul 01.46 Wita, saksi merasa curiga dan ada yang tidak beres dengan DFL yang bersebelahan dengan kamarnya itu.
Dianty berinisiatif menghubungi korban melalui pesan singkat WhatsApp.
"P P, aman yuk, gedebag gedebeg sih siapa. P P aman...," tulis Dianty dalam pesan singkatnya ke korban.
Namun usaha Dianty menghubungi korban dari pesan WA dan telepon ternyata tak kunjung direspons.