"Kalau saya sebut olahragawan yang cukup memiliki prestasi besar, misalnya Egi Maulana Vikri."
"Bisa juga atlet bulutangkis yang menang olimpiade atau sosok ilmuwan yang punya prestasi internasional," ujar Nurhadi.
Kendati demikian, ia juga memahami sosok Raffi Ahmad lebih berpengaruh besar karena memiliki jumlah fans 'segudang'.
Baca juga: Raffi Ahmad Digugat David Tobing ke Pengadilan, Dituntut Minta Maaf, Ini Isi Petitium Gugatannya
Hal itu tentu juga menjadi bahan pertimbangan dari pemerintah hingga menjadikannya penerima vaksin Covid-19 perdana bersama Presiden Jokowi.
Namun, ia menyayangkan, karena sosok ayah dari Rafathar Malik Ahmad ini sulit menghindari ingar bingar panggung hiburan.
"Masalahnya Raffi Ahmad sosok yang sulit mengindari ingar-bingar."
"Aktivitasnya sarat dengan kumpul-kumpul bersama orang-orang dan itu yang menurut saya kurang pas," tandasnya.
Kelalaian Raffi Ahmad Langgar Prokes Tuai Polemik
Sebelumnya diberitakan, Raffi Ahmad menjadi sorotan karena kedapatan melanggar protokol kesehatan, yakni berkumpul tanpa mengenakan masker.
Padahal, di siang harinya, Raffi terpilih menjadi satu di antara pesohor yang disuntik vaksin Covid-19 perdana bersama Presiden Joko Widodo pada Rabu (14/1/2021).
Pemilihan Raffi ini dinilai karena memiliki pengaruh untuk meyakinkan masyarakat terhadap program vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Kritik Raffi Ahmad dan Sejumlah Tokoh yang Hadiri Pesta, Rocky Gerung: Mereka Sebetulnya Celebutante
Namun, malam harinya, foto Raffi Ahmad menghadiri sebuah acara yang terlihat berkerumun tersebar di media sosial.
Sontak, unggahan tersebut memancing kemarahan masyarakat hingga rekan artis, seperti Sherina Munaf.
Unggahan Sherina yang mengkritik tindakan Raffi pun menjadi viral dan mendapat banyak dukungan dari warganet.
Raffi Ahmad Unggah Permintaan Maaf
Setelah postingannya menuai polemik, Raffi kemudian menyampaikan permintaan maafnya.