Kemudian, jaringan listrik padam, dan komunikasi selular dikabarkan terputus atau tidak stabil.
Selain itu, terjadi juga longsor di 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus).
Tercatat 300 unit rumah rusak, satu unit puskesmas rusak berat serta kantor Danramil Malunda rusak berat.
Saat ini, pendataan dan pendirian tempat pengungsian sedang dilakukan.
BPBD setempat berkoordinasi dengan TNI-Polri, Basarnas, relawan dan instansi terkait lainnya.
Adapun kebutuhan mendesak antara lain, sembako, selimut dan tikar, tenda pengungsi, pelayanan medis, terpal, alat berat atau excavator, alat komunikasi, makanan pokok/siap saji, masker, obat-obatan dan vitamin. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BMKG Ingatkan Potensi Gempa Susulan Berakibat Tsunami di Majene"