Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Soroti 4 Menit Masa Kritis Sriwijaya Air pasca Take Off, Captain Koko: Saya Pernah Terbangkan

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Pesawat Boeing 737 series Sriwijaya Air. Sekjen Perhimpunan Profesi Pilot Indonesia (PPPI) Captain Koko Indra Perdana menanggapi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Itu bakal ketahuan hasil dari KNKT, di mana mereka akan membaca SVR dulu berdasarkan data record-nya," jelasnya.

Koko mengungkit dirinya pernah menerbangkan pesawat berjenis sama milik Sriwijaya Air.

Ia mengaku saat itu tidak ada masalah.

"Saya kebetulan dulu pernah terbang di Sriwijaya. Saya juga pernah menerbangkan 737-500, pesawat tersebut," ungkap Koko.

"Pesawatnya enak," tambah dia.

Lihat videonya mulai menit ke-1.45:

Proses Pencarian Black Box

Panglima Komando Armada 1 Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid memberi informasi terbaru terkait pencarian black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kompas TV, Senin (11/1/2021).

Selain beberapa jenazah korban, tim gabungan sudah menemukan sejumlah puing-puing pesawat yang jatuh di area perairan Kepulauan Seribu tersebut.

Baca juga: Kesaksian Tiga Nelayan soal Detik-detik Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Dengar Suara Dentuman Keras

Abdul menyebutkan tim penyelam sudah dikirim ke dua titik yang diduga merupakan lokasi jatuhnya pesawat.

Ia juga menyinggung kemungkinan penemuan black box di dua lokasi ini.

"Dari dua spot yang diduga (merupakan tempat) black box, dari hasil pemeriksaan itu banyak mengalami rintangan puing-puing," ungkap Abdul Rasyid.

Panglima Komando Armada 1 Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid memberi informasi terbaru terkait pencarian black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh, Senin (11/1/2021). (Capture YouTube Kompas TV)

Ia menjelaskan langkah awal yang dilakukan tim evakuasi adalah mengangkut puing-puing pesawat.

Halaman
123