Perasaan Enggak Enak
Sebelumnya, Taufik mengakui ia sudah mendapat kabar tidak enak ketika tahu jadwal tiba pesawat yang dinaiki oleh istrinya berubah.
Ia bercerita, istrinya pada Sabtu kemarin seharusnya terbang menggunakan maskapai NAM Air.
NAM Air diketahui merupakan maskapai penerbangan yang merupakan anak perusahaan dari Sriwijaya Air.
Awalnya maskapai NAM Air sempat menunda atau men-delay keberangkatan mereka dari Jakarta hingga akhirnya dialihkan menggunakan Sriwijaya Air.
"Itu di-cancel sama pihak manajemennya penerbangan, ganti ke Sriwijaya," ujar Taufik.
Taufik mengaku tidak mengetahui mengapa maskapai NAM Air membatalkan penerbangan mereka.
"Alasannya kita juga enggak begitu paham," ungkapnya.
Sebelum beredar kabar Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak, Taufik mengaku sudah tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak.
"Waktu mau berangkat saya sudah on the way (pergi) ke bandara," kata dia.
"Jam 14.30 saya sudah sampai di bandara."
Saat menunggu di bandara, Taufik melihat pesawat yang ditumpangi istrinya mengalami perubahan jadwal yang membuat dirinya merasakan firasat buruk.
"Cuma rasa (perasaan) saya enggak enak," kata Taufik.
"Sekitar setengah 4, saya tanya bandara (petugas) enggak ada (yang) berani ngomong."
"Enggak lama keluar (kabar) di medsos, pesawat Sriwijaya SJ 182 mengalami lost contact (hilang kontak) dengan pihak otoritas bandara," imbuhnya.