Terkini Daerah

Ngotot Buka Peti Mati, Keluarga Pasien Covid-19 Dapati Jenazah Ibu Tertukar: Pas Dibuka Cowok

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Jenazah. Jenazah wanita pasien Covid-19 di Bogor, Jawa Barat tertukar dengan jenazah pasien lain berjenis kelamin pria.

TRIBUNWOW.COM - Jenazah pasien Covid-19 di Bogor, Jawa Barat tertukar.

Peristiwa ini terungkap setelah pihak keluarga ngotot ingin membuka peti mati dan melihat jenazah pasien.

Ternyata yang ada dalam peti jenazah tersebut adalah sosok lain, bahkan jenis kelaminnya pun berbeda.

Keluarga asal Leuwiliang, Kabupaten Bogor ini mengalami insiden tertukar jenazah anggota keluarga mereka di rumah sakit Kota Bogor.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Sinovac Mulai Didistribusikan ke 34 Provinsi, 14.680 Vaksin Tiba di Papua

Hal ini diakui oleh DF, anak dari almarhum Ibu WT yang wafat setelah menjalani perawatan pasca terpapar Covid-19.

"Betul, kejadiannya masih di area RSUD Kota Bogor," kata DF saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Minggu (3/1/2021).

Dia menceritakan bahwa ibundanya wafat pada Rabu (30/12/2020) pada pukul 00.30 WIB namun pihak ruangan isolasi baru mengabari pihak forensik sekitar pukul 06.00 WIB pagi dan mengabari keluarga untuk mengambil jenazah pada pukul 07.30 WIB.

Di sini DF menyayangkan bahwa jenazah almarhum menurutnya malah terkesan dibiarkan sekitar 6 jam.

Meski begitu, pihak keluarga tetap menunggu dan pada pukul 09.00 WIB jenazah akhirnya dibawa ke ruang forensik kemudian diserahkan dengan peti jenazah khusus Covid-19.

"Jenazah kan katanya gak boleh dilihat, gak boleh, gini-gini. Kita gak mau, kita saklek sekeluarga mau lihat," katanya.

Di sana lah ketika peti jenazah dibuka, DF terkejut karena peti jenazah itu malah berisi jenazah lain yang bukan ibundanya sendiri.

"Pas dibuka, ternyata jenazah cowok dan itu bukan keluarga dari kita, itu bukan mama saya," kata DF.

Sontak, keluarga DF pun protes kepada pihak rumah sakit terkait hal itu sampai akhirnya jenazah Ibu WT ini bisa diambil keluarga untuk dimakamkan.

Baca juga: Klarifikasi Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19 Butuh Waktu 3,5 Tahun: Bukan Indonesia

Klarifikasi RSUD Kota Bogor

Humas RSUD Kota Bogor Taufik Rahmat menjelaskan bahwa jenazah tidak langsung dipulangkan pasca meninggal karena kendala pemakaman pada waktu dini hari.

Halaman
12