Vaksin Covid

Klarifikasi Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19 Butuh Waktu 3,5 Tahun: Bukan Indonesia

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Simulasi penyuntikan vaksin Covid-19 ke masyarakat, Depok, Jawa Barat, 22 Oktober 2020. Terbaru ilustrasi proses vaksinasi Covid-19.

"Rencana vaksinasi sudah berkonsultasi dengan ITAGI," ujar Budi.

Berikut tahap vaksinasi yang dipaparkan oleh Menkes Budi:

Periode vaksinasi Januari-April 2021

Petugas kesehatan - 1.3 juta orang

Petugas publik - 17,4 juta orang

Lanjut usia (lansia) - 21,5 juta orang

Baca juga: Wilayah dengan Risiko Penularan Covid-19 Tinggi akan Jadi Prioritas Distribusi Vaksin Sinovac

Periode vaksinasi April 2021-Maret 2022

Masyarakat rentan (masyarakat di daerah dengan risiko penularan tinggi) - 63,9 juta orang

Masyarakat lainnya (dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin) - 77,4 juta orang

Budi menjelaskan, tenaga kesehatan atau nakes memang memiliki prioritas utama di seluruh negara lain.

"Semua negara pasti tahap pertamanya adalah tenaga kesehatan," katanya.

"Ini adalah garda terdepan, orang-orang yang paling penting di masa pandemi krisis Covid-19."

Budi kemudian menjelaskan bahwa negara lain seperti Amerika dan Inggris juga melaksanakan vaksinasi dengan menarget nakes sebagai prioritas utama.

Kemudian barulah tahap keduanya berbeda-beda, ada yang mengambil pendekatan usia dan pendekatan lainnya. (TribunWow.com/Anung)

Sebagian artikel ini diolah dari kemkes.go.id dengan judul Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Membutuhkan Waktu 15 Bulan