Terkini Daerah

5 Fakta Polisi Tembak Istri dan Anak lalu Bunuh Diri di Depok, Ditemukan Bersimbah Darah di Rumah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI Penembakan anak dan istri di Depok, Jawa Barat, oleh seorang oknum polisi, Rabu (30/12/2020).

Ketiganya langsung dibawa ke Rumah Sakit Hermina kemudian ditujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. 

Kanit Reskrim Polsek Tebet, AKP Agus Herwahyu Adi membenarkan adanya kejadian itu.

3. Terdengar 3 Kali Tembakan

Warga setempat, PA, mengaku sempat mendengar pertengkaran Slamet dan CK.

Bahkan, ia turut mendengar suara tembakan sebanyak tiga kali.

PA menyebut insiden itu berlangsung cepat.

Kala itu, ia tiba-tiba mendengar suara tembakan dari rumah kejadian.

"Lagi tidur di dalam, tiba-tiba dar der dor, sudah pada tumbang begitu, berdarah-darah semuanya," ujar PA, dikutip dari Kompas.com, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Polisi Bunuh Diri setelah Tembak Istri dan Anaknya, Kejadian Berlangsung setelah Pulang Kerja

Baca juga: Kencani Wanita 14 Tahun di Hotel 2 Hari, Meizi Beri Tanda Jadi Rp 250 Ribu Berujung Pembunuhan

4. Perubahan Sikap Pelaku

Sebelum kejadian mengerikan itu terjadi, PA menyebut pelaku menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.

Pasalnya, pelaku yang biasanya ramah tiba-tiba menjadi pendiam.

"Tetangga kemarin pagi ketemu, ditanya mau ke mana. Biasanya jawab ini ini ini ini...., kali itu dia cuman jawab 'uduk' (ingin beli nasi uduk)," kata PA.

"Aku ketemu dia dua atau tiga hari lalu ya seperti itulah."

"Karena melihat seperti ada masalah, ya kami enggak tahu ya, tiba-tiba kudengar menembak anaknya," tambahnya.

Ia juga menyebut Slamet jarang pulang ke rumah.

Halaman
1234