Vaksin Covid

Ada 6 Jenis Vaksin Covid-19, Saleh Daulay Ungkap yang Sudah Deal Baru Sinovac: Sedang Negosiasi

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Anggota Komisi IV DPR Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menyampaikan perkembangan terkini vaksin Covid-19.

Meskipun begitu, Saleh meyakinkan sudah mulai ada kesepakatan dengan perusahaan vaksin lainnya, seperti Pfizer yang setuju memberikan subsidi.

"Tetapi kemarin angka-angkanya sudah dijelaskan. Misalnya Pfizer sudah bersedia mensubsidi, memasukkan vaksin sebesar 50 juta," ungkap Saleh.

Lihat videonya mulai dari awal:

3 Keuntungan Vaksinasi Covid-19

Pada Januari 2021 nanti, pemerintah Indonesia telah menjadwalkan akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada tiga keuntungan dari vaksinasi Covid-19.

Satu di antaranya adalah dapat melindungi orang-orang yang tidak mendapat suntikan vaksin.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Sudah Tahap Uji Klinis Fase 3, Satgas Sebut Sudah Bisa Digunakan: Nunggu BPOM

Hal itu disampaikan oleh Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam acara Sapa Indonesia Malam, Minggu (20/12/2020).

"Pertama dalam memberikan proteksi pribadi pada individu," kata Siti.

"Kedua adalah memberikan proteksi kepada kelompok kalau cakupan minimal 70 persen atau 80 persen," sambungnya.

Siti menyampaikan cakupan itu nantinya bergantung pada efikasi vaksin.

Dilansir bbc.com, efikasi adalah manfaat bagi individu penerima vaksin.

Siti menjelaskan, semakin tinggi efikasi vaksin yang diberikan, maka jumlah penduduk yang harus menerima vaksin juga semakin berkurang.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. (TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr)

Baca juga: Virus Corona Baru Menyebar Sangat Cepat, Menkes Inggris: Sangat Sulit Kendalikan Sampai Dapat Vaksin

"Kalau efikasinya tinggi, 80 persen, maka tidak semua harus mendapatkan vaksin," kata dia.

Halaman
123