Terkini Daerah

5 Fakta Kasus Penemuan Mayat Pria Berlumuran Darah di Muratara: Ada 6 Luka Tusuk

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga berdatangan ke RSUD Rupit Kabupaten Muratara untuk memastikan identitas pria yang ditemukan terkapar dengan kondisi berlumuran darah di pinggir Sungai Rupit, Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Senin (14/12/2020) petang.

Redi mengatakan masih akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Polisi belum bisa memastikan apakah Margono korban pembunuhan atau tidak.

Pihaknya kini tengah menerima laporan dari keluarga Margono.

"Masih proses, keluarga juga baru membuat laporan," katanya.

5. Sosok Korban

Sekalipun terdaftar sebagai warga Kabupaten Musirawas, Margono ternyata sudah tinggal di Kawasan Rupit selama satu bulan terakhir.

Seorang keluarga, Margono, Luknani mengatakan Di Muratara, Margono tinggal di rumah saudaranya di Desa Maur, Kecamatan Rupit.

"Sudah sebulan lah dia di Maur, rumahnya di Musirawas, keluarganya juga di sana," kata Luknani.

Baca juga: Nada Ketua DPRD DKI Meninggi saat di Depan Guru Pembuat Soal Anies-Mega: Bapak Mau Provokasi?

Luknani mengaku tidak mengetahui secara jelas pekerjaan Margono di Kabupaten Muratara.

"Saya tidak tahu ada kerja apa dia di sini (Muratara)," katanya.

Menurut Luknani, Margono adalah sosok pria yang tidak banyak ulah.

"Setahu saya dia tidak banyak tingkah orangnya," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Identitas Pria Ditemukan Berlumuran Darah di Pinggir Sungai Rupit Muratara, Ternyata Warga Musirawas; Sosok Margono, Pria Asal Musirawas yang Ditemukan Berlumuran Darah di Pinggir Sungai Rupit Muratara; dan Ciri-Ciri Mayat Pria Berlumuran Darah di Pinggir Sungai Rupit, Pakai Pakaian Hitam-hitam dan Gelang