TRIBUNWOW.COM - Pasangan calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan calon Wakil Wali Kota Teguh Prakosa menanggapi hasil hitung cepat (quickcount) Pilkada Serentak.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers yang ditayangkan Metro TV, Rabu (9/12/2020).
Berdasarkan hasil hitung cepat sampai Rabu malam, pasangan Gibran-Teguh memperoleh 87,15 persen suara dan Bagyo-Supardjo mendapat 12,85 persen suara.
Baca juga: Kalah Telak dari Gibran di Hitung Cepat Pilkada Solo, Bagyo Tak Kapok Berpolitik: 2024 Ketemu Lagi
Gibran menuturkan dirinya sudah tidak lagi menghiraukan perolehan suara tersebut, mengingat ada hal lain yang lebih penting.
"Sekarang kita tidak bicara angka lagi, yang penting warga Solo sehat semua, pilkadanya berjalan dengan lancar dan aman," komentar Gibran.
Ia mengaku tidak terlalu menghiraukan hasil penghitungan suara.
Menurut Gibran, masalah kesehatan publik di tengah pandemi Covid-19 jauh lebih penting.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini menegaskan prioritasnya adalah memastikan pilkada berjalan lancar.
"Kalau masalah angka-angka itu urusan belakangan. Saya pun sudah nothing to lose, menang-kalah itu urusan belakangan," ungkap Gibran.
"Yang penting warganya sehat semua, pilkada berjalan aman dan lancar. Itu saja yang paling prioritas dari saya," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Teguh turut angkat bicara tentang target perolehan suara sebesar 92 persen.
Baca juga: Unggul dalam Quick Count Pilkada Solo, Gibran Bicara Dinasti Politik hingga Sikapnya kepada Bajo
Sementara itu pasangan Gibran-Teguh masih mendapat 87,15 persen suara.
Teguh menilai tim kampanye dan partai sudah bekerja keras untuk mendapat hasil tersebut, meskipun tidak memenuhi target.
Teguh menjelaskan pihaknya sudah menerima hasil yang muncul dari hitung cepat.
"Saya kira target 92 persen (suara) dan tingkat kehadiran 80 persen itu, pimpinan partai dan tim pemenangan mewajibkan untuk seluruh struktur pemenangan bekerja dengan sungguh-sungguh dalam masa pandemi ini," papar Teguh Prakosa.