"Saya senang karena ini adalah kesempatan untuk mengubah keadaan, untuk mengurangi tingkat infeksi," kata seorang warga, Igor Krivobokov kepada kantor berita Reuters.
Namun, warga yang lain, Sergei Grishin, mengatakan dia tidak berencana untuk mendapatkan suntikan itu.
"Proses ini akan memakan waktu lama. Hanya sejumlah kecil vaksin yang telah diproduksi ... Biarkan semua orang divaksinasi dan jika mereka disuntik, saya akan selamat," katanya.
Sejauh ini Rusia telah mencatat lebih dari 2,4 juta kasus Covid-19 dengan lebih dari 42.000 kematian.
Pada hari Sabtu itu, negara itu kembali mencapai rekor tertinggi harian dengan 28.782 kasus baru.
Rumah sakit di seluruh negeri kewalahan melayani pasien.
Moskow adalah pusat pandemi di Rusia, dengan ribuan kasus baru dan puluhan kematian setiap hari.
Baca juga: Mengenal Envirotainer, Kargo Khusus yang Membawa 1,2 Juta Vaksin Covid-19 dari Tiongkok ke Indonesia
Pemerintah Rusia tidak melakukan lockdown, tetapi pada bulan November Sobyanin memberlakukan pembatasan jam buka bar dan klub di Moskow.
Ia juga memutuskan bahwa mahasiswa harus belajar jarak jauh dan acara-acara budaya dan olahraga harus dikurangi.
Pada hari Rabu (02/12), Presiden Rusia Vladimir Putin menginstruksikan program vaksinasi massal untuk dimulai pada pekan depan.
Pengumuman itu disampaikan sehari setelah Inggris menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui penggunaan vaksin virus corona Pfizer/BioNTech secara luas.
(BBC Indonesia)
Artikel ini telah tayang di BBC Indonesia dengan judul Covid-19: Rusia mulai vaksinasi warga di Moskow, meski pengujian massal masih dilakukan