Kepala Desa Kalimade, Sukoco menuturkan, kegiatan yasinan yang tadinya diselenggarakan untuk ayah korban, akhirnya digabung dengan acara tahlilan ketiga korban kecelakaan maut.
"Harusnya malam ini dilakukan pembacaan tahlil dan yasin 1 tahun kematian ayah almarhum," ujar Sukoco.
"Namun, karena ada kejadian ini pembacaan yasin serta tahlil dijadikan satu," kata dia saat ditemui Tribunpantura.com.
Baca juga: Foto-foto Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 75, Depan Mobil Elf Rusak Parah hingga Tak Berbentuk
Kronologi Tabrakan 1 Elf dan 2 Truk
Diketahui kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni dua kendaraan tronton dan satu minibus jenis Elf.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Eddhy Djunaedi, seperti yang dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.
Eddhy menyebut 10 korban yang meninggal semuanya merupakan penumpang mobil Elf.
Selain itu, dirinya juga mengonfirmasi dua orang lainnya mengalami luka-luka, baik berat maupun ringan.
"Korban di TKP 8 orang, lalu mendapat informasi dua lagi meninggal di rumah sakit jadi semua yang meninggal 10 orang, 1 luka berat dan satu luka ringan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Eddy Djunaedi, yang dihubungi Senin pagi.
Dirinya lalu menjelaskan kronologi terjadinya kecelakaan maut tersebut.
Dikatakannya bahwa kejadian itu bermula dari sebuah mobil Elf yang datang dari arah Jakarta menuju Cirebon.
Mobil berpelat nomor G 1261 D itu tiba-tiba menabrak sebuah tronton yang ada di depannya dengan nomor polisi R 1857 GC.
Namun rupanya, tabrakan tersebut tak bisa terhindarkan lantaran tronton pertama dengan nopol B 9010 UEJ berhenti mendadak lantaran mengalami mati mesin.
Kemudian ditabrak oleh tronton kedua dari belakang, sebelum akhirnya ditabrak oleh mobil Elf.
"Jadi pertama truk tronton berhenti mendadak karena mesin, setelah itu truk tronton kedua nabrak, setelah itu Elf yang nabrak," jelasnya.